Truk tronton bermuatan travo seberat 135 ton terperosok di ruas Jalan Raya Cibeber-Campaka, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (19/10/2025). Foto: kumparan
Truk tronton bermuatan travo seberat 135 ton terperosok di ruas Jalan Raya Cibeber-Campaka, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (19/10).
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, tapi arus kendaraan di ruas jalan provinsi itu mengalami kemacetan panjang dari kedua arah, baik dari arah Cianjur ataupun sebaliknya.
Kecelakaan tunggal itu berawal saat tronton bermuatan travo untuk proyek bendungan di Kecamatan Tanggeung terperosok. Selain, karena kondisi jalan provinsi yang sempit dan berkelok. Juga karena, sopir tronton diduga kurang menguasai medan jalan.
Kapolsek Cibeber, Kompol Tio mengatakan polisi telah menerjunkan dua unit mobil derek dan alat berat crane.
Namun, kata Tio, proses evakuasi masih belum dapat dilakukan karena dibutuhkan alat berat crane dengan daya angkat 200 ton.
"Tronton bermuatan travo untuk proyek bendungan di Kecamatan Tanggeung. Kejadiannya, tadi sekitar pukul 07.30 WIB. Terperosok ke bahu kiri jalan, memang dibutuhkan alat berat crane dengan daya angkat 200 ton. Alat yang adanya hanya mampu 50 ton," kata Tio, kepada Kumparan, Minggu.
Kendaraan melintas di ruas Jalan Raya Puncak, Cipanas, Cianjur Jawa Barat, Minggu (30/4/2023). Foto: kumparan
Tio mengatakan, petugas masih bersiaga di lokasi kejadian untuk memastikan muatan travo untuk proyek bendungan tetap aman dan mengurai kepadatan arus kendaraan dari kedua arah.
"Untuk sementara arus kendaraan dilakukan sistem buka tutup dan hanya bisa dilalui oleh kendaraan kecil. Sementara untuk kendaraan besar masih belum dapat melintas. Karena, badan tronton memakan hampir seluruh badan jalan," jelasnya.
Tio menambahkan, proses evakuasi truk tronton itu direncanakan akan bisa dilakukan paling lambat malam nanti. Menunggu alat berat crane dengan beban 200 ton yang berasal dari Tangerang dan Indramayu.
"Mudah-mudahan saja, cranenya segera tiba. Sehingga proses evakuasi dapat segera dilakukan. Diperkirakan, cepatnya malam ini alat berat dari Tangerang dan Indramayu bisa tiba," pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar