Lembaga Pengelola Dana Pendidikan, Gedung Danadyaksa Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. Foto: Agaton Kenshanahan/kumparan
Pemerintah bersiap untuk membuka beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pada tahun ini. Dengan kuota yang disiapkan sebanyak 5.750 beasiswa.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menjelaskan rincian kuota tersebut mencakup 1.000 kursi untuk beasiswa Garuda (S1), 4.000 kursi untuk jenjang S2 dan S3, serta 750 kursi khusus bagi doktor spesialis.
"Kami ingin memastikan negara hadir dalam setiap langkah anak bangsa yang ingin maju. Program LPDP secara konsisten terus melahirkan talenta unggul. Untuk tahun ini, kami menargetkan 5.750 penerima beasiswa baru," kata Brian di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/1).
Menurut dia, fokus pemberian beasiswa S2 dan S3 tahun ini akan lebih spesifik. "Program S2 dan S3 akan diselaraskan dengan target pertumbuhan industri yang dicanangkan Bapak Presiden dalam Asta Cita. Kita butuh tenaga ahli yang sesuai dengan arah pembangunan nasional," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memang menyebut Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan agar alokasi beasiswa LPDP diperbanyak untuk bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) hingga di atas 80 persen.
Selain itu, Prabowo juga mengambil sejumlah keputusan penting terkait penguatan riset di perguruan tinggi. Prasetyo mengatakan, dana riset universitas saat ini sebesar Rp 8 triliun atau setara 0,34 persen dari APBN.
"Dan oleh karena itulah dalam forum tadi, Bapak Presiden langsung memutuskan untuk memberikan tambahan dana anggaran sebesar Rp 4 triliun, yang harapannya ini dapat memperkuat riset-riset untuk seluruh universitas, termasuk bekerja sama dengan BRIN," ujar Prasetyo.
Realisasi Anggaran Beasiswa LPDP 2025
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) dan Wakil Menteri Keuangan Thomas A. M. Djiwandono (kiri) bersiap mengikuti rapat kerja bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/9/2025). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO
Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono menyampaikan bahwa realisasi pembiayaan investasi untuk LPDP mencapai Rp 26,7 triliun.
"Yang pertama adalah LPDP dengan realisasi Rp 26,7 triliun, dari total endowment fund saat ini sebesar Rp 180,8 triliun," kata Thomas dalam konferensi pers APBN KiTa, Kamis (8/1).
Thomas menjelaskan, dana LPDP telah menjangkau 680.192 mahasiswa, dengan total akumulasi pendanaan mencapai Rp 49,47 triliun. Tak hanya itu, dukungan terhadap penguatan riset juga terus diperluas melalui ribuan proyek penelitian.
"Ini manfaatnya dirasakan oleh 680.192 siswa dengan akumulasi pendanaan Rp 49,47 triliun. Ada 3.707 proyek riset yang didanai senilai Rp 3,6 triliun," ujarnya.
Hujan sepanjang malam yang mengguyur Jakarta menyebabkan gangguan layanan Transjakarta di sejumlah titik. Ada sejumlah halte yang berhenti beroperasi, atau belum beroperasi akibat genangan air di sekitarnya.
"Transjakarta mengimbau pelanggan untuk menyesuaikan kembali jadwal dan rute perjalanan," kata Kepala Departemen Humas & CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, Minggu (18/1).
Ayu juga meminta agar penumpang terus memantau layanan-layanan Transjakarta melalui aplikasi atau media sosial resmi Transjakarta, untuk mendapat perkembangan status layanan.
"Kami akan terus memperbarui informasi segera setelah jalur dapat dilalui kembali secara normal," kata Ayu.