Search This Blog

Pemprov DKI Adakan Car Free Night saat Malam Takbiran Mulai Pukul 22.00 WIB

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Pemprov DKI Adakan Car Free Night saat Malam Takbiran Mulai Pukul 22.00 WIB
Mar 10th 2026, 15:55 by kumparanNEWS

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bicara soal Mudik ke Jakarta, program mudik gratis, dan logo 5 abad DKI Jakarta di Balai kota, Jakarta Pusat, Selasa (10/3). Foto: Rayyan/Kumparan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bicara soal Mudik ke Jakarta, program mudik gratis, dan logo 5 abad DKI Jakarta di Balai kota, Jakarta Pusat, Selasa (10/3). Foto: Rayyan/Kumparan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar Car Free Night pada malam takbiran menjelang Idul Fitri. Kegiatan tersebut digelar mulai pukul 22.00 WIB dengan menutup akses kendaraan pribadi di sejumlah ruas jalan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, kebijakan itu diambil untuk memberi ruang bagi warga merayakan malam takbiran dengan lebih leluasa di ruang publik.

"Kemudian pada tanggal 19 akan ada Beduk Festival malam hari dan juga Pawai Obor. Dan juga saya sudah menyetujui untuk malam itu, mulai dari jam 10 malam kita akan mengadakan acara yang disebut dengan Car Free Night," kata Pramono kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (10/3).

"Jadi tidak diizinkan kendaraan pribadi untuk masuk, tetapi Transjakarta tetap beroperasi sehingga orang bisa beraktivitas karena itu adalah sudah jam 10 malam. Jadi mulainya jam 10 malam sampai dengan malam takbiran dan sebagainya dan sebagainya," sambungnya.

Pram menjelaskan, meski kendaraan pribadi tidak diperbolehkan melintas selama kegiatan berlangsung, layanan Transjakarta tetap beroperasi untuk memudahkan mobilitas warga yang ingin beraktivitas pada malam tersebut.

Selain Car Free Night, Pemprov DKI juga akan menggelar rangkaian kegiatan menyambut Idul Fitri, seperti Festival Beduk dan Pawai Obor yang dijadwalkan berlangsung pada malam yang sama.

Sebelumnya, Pram juga memperkenalkan program baru bertajuk "Mudik ke Jakarta" dengan tagline "Jakarta Lengang, Liburan dan Belanja Senang, Cuan Datang." Program itu dimaksudkan untuk memanfaatkan momen ketika sebagian warga Jakarta mudik ke kampung halaman.

"Hal yang berkaitan dengan Mudik ke Jakarta, kita sudah sepakati yang menjadi tagline utamanya adalah: 'Jakarta Lengang, Liburan dan Belanja Senang, Cuan Datang.' Kenapa itu kami lakukan? Karena kami meyakini pasti mudik tetap terjadi dan jumlahnya pasti banyak," ujar Pram.

Ia menambahkan, Pemprov DKI juga menggandeng berbagai pusat perbelanjaan untuk menghadirkan promo selama Ramadan hingga Lebaran guna menarik pengunjung.

"Nah, untuk hal yang berkaitan dengan Mudik ke Jakarta, beberapa pusat-pusat perbelanjaan akan ada yang memberikan diskon sampai dengan 80 persen. Jadi ada diskon 80 persen, 70 persen, ada Ramadan Sale, dan sebagainya yang dimulai dari tanggal 4 Maret sampai dengan tanggal 31 Maret," kata dia.

Media files:
01kkazs88tx3ej2k0tyg4cwc6b.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Pram Berencana Bangun PLTSa di Bantargebang, Butuh Lahan 8-10 Hektare

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Pram Berencana Bangun PLTSa di Bantargebang, Butuh Lahan 8-10 Hektare
Mar 10th 2026, 13:13 by kumparanNEWS

Foto udara antrean truk di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (24/11/2025). Foto: Darryl Ramadhan/kumparan
Foto udara antrean truk di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (24/11/2025). Foto: Darryl Ramadhan/kumparan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi.

Pembangunan fasilitas tersebut diproyeksikan membutuhkan lahan sekitar 8 hingga 10 hektare.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyiapkan skema kerja sama sekaligus menyiapkan lahan baru untuk proyek tersebut.

"Dan kami sekarang ini bekerja sama untuk bisa memanfaatkan tempat-tempat dan pasti akan dibebaskan tempat baru karena memang Bantargebang salah satunya akan kita putuskan untuk PLTSa, Pembangkit Listrik Tenaga Sampah yang beroperasi di sana. Dan untuk itu diperlukan lahan kurang lebih 8 sampai dengan 10 hektare," ujar Pram kepada wartawan di Balai Kota DKI, Selasa (10/3).

Pram menjelaskan, pengelolaan sampah di TPST Bantargebang juga akan disesuaikan dengan arahan pemerintah pusat. Salah satunya dengan menghentikan praktik pembuangan sampah secara terbuka (open dumping) di zona 4 yang sebelumnya terjadi longsor.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kanan) didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto (kedua kanan) meninjau lokasi longsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/3). Foto: Darryl Ramadhan/ANTARA FOTO
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kanan) didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto (kedua kanan) meninjau lokasi longsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/3). Foto: Darryl Ramadhan/ANTARA FOTO

"Untuk Zona 2 dan 3 kita akan tetap operasikan, tapi memang apa yang menjadi arahan Pak Menteri di Zona 4A kita tidak open dumping di situ," ujarnya.

Ia menegaskan, Pemprov DKI akan mengikuti kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat terkait pengelolaan sampah di kawasan tersebut.

"Ya, pokoknya kita akan mengikuti apa yang menjadi keputusan pemerintah pusat," tutupnya.

Kawasan TPST Bantargebang sempat menjadi sorotan setelah terjadi longsor sampah di Zona 4 pada Minggu (8/3). Dalam peristiwa itu, sejumlah pekerja tertimbun material sampah.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian selama beberapa hari. Operasi pencarian akhirnya resmi ditutup pada Selasa (10/3) setelah seluruh korban ditemukan.

Sejumlah petugas gabungan membawa kantung berisi jenazah korban longsor gunungan sampah usai ditemukan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/3/2026). Foto: Darryl Ramadhan/ANTARA FOTO
Sejumlah petugas gabungan membawa kantung berisi jenazah korban longsor gunungan sampah usai ditemukan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/3/2026). Foto: Darryl Ramadhan/ANTARA FOTO

Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari mengatakan, total korban jiwa dalam peristiwa tersebut mencapai tujuh orang, sementara enam orang lainnya berhasil selamat.

"Dengan ditemukannya seluruh korban dan tidak adanya laporan korban hilang maka operasi SAR dinyatakan ditutup," ujar Desiana dalam keterangannya.

Proses pencarian melibatkan 336 personel gabungan dengan dukungan berbagai peralatan, mulai dari alat berat, anjing pelacak (K9), hingga drone thermal untuk mendeteksi keberadaan korban di bawah tumpukan sampah.

Media files:
01kawa4v685ekv5wdypd6q70cy.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.