Dewi Perssik saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Senin (16/2/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan
Dewi Perssik ingin menghabiskan hari pertama puasa bersama sang anak, Felice Gabriel, yang tengah mengambil libur tiga hari dari pendidikan akademi militernya.
Pelantun Indah Pada Waktunya itu berencana memasak langsung menu favorit putranya sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang.
"Aku sudah nyiapin mau makan apa yang enak, karena aku memang ingin bersama anakku. Ini hari pertama aku bersama tarunaku," kata Dewi Perssik di kawasan Jakarta Pusat.
Dewi Perssik saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Senin (16/2/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan
Dewi Perssik Ungkap Anak Minta Menu Khusus
Aktris yang akrab disapa Depe itu mengatakan, sang anak sudah meminta menu khusus untuk hari pertama puasa.
"Aku semaksimal mungkin ingin kasih yang terbaik buat anakku. Jadi masak buat anak, mempersiapkan semuanya. Kemarin waktu weekend video call, dia bilang, 'Mama nyambel aja', karena memang dia suka sambalan mama," tutur Depe.
Tak hanya sambal, Gabriel juga meminta dimasakkan opor, hidangan yang identik dengan Lebaran untuk hari pertama puasanya nanti.
"Hari pertama aku bakal masak khusus. Dia maunya opor sama sambal mama. Padahal belum Lebaran tapi sudah ingin makan opor," ucap Depe.
Penyanyi Dewi perssik menghibur warga di acara Pesta Rakyat Ganjar Mahfud #20 di Stadion Kebondalem Kendal, Jawa Tengah, Selasa (26/12). Foto: Dok. Istimewa
Bagi Depe, momen hari pertama puasa terasa begitu istimewa sehingga ia tak ingin ada hal lain yang mengganggu kebersamaannya dengan sang anak.
"Pokoknya hari pertama itu jangan boleh ada yang ganggu, inginnya spesial sama anak," kata Depe.
Meski demikian, ia memastikan tetap menjalani pekerjaannya selama Ramadan. Depe akan menerima pekerjaan, terutama di pagi hari, sambil tetap membagi waktu untuk keluarga.
"Aku tetap kerja. Duitnya dari mana? Nanti aku enggak bisa berbagi. Jadi aku tetap kerja pagi," ucap Depe.
Penumpang menaiki kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jabodebek menuju Stasiun Dukuh Atas, Jakarta Selatan, Selasa (9/1/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
PT KAI memperbolehkan penumpang LRT Jabodebek berbuka puasa selama bulan Ramadan 1447 H di dalam kereta maupun di area stasiun mulai waktu azan Magrib hingga pukul 19.00 WIB.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan kebijakan ini merupakan bentuk pelayanan kepada pengguna LRT yang ingin tetap nyaman menjalankan ibadah puasa tanpa mengganggu ketertiban perjalanan.
Selain itu, lanjut dia, kebijakan tersebut untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang masih berada dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba, khususnya pada jam pulang kerja yang menjadi periode mobilitas tertinggi di kawasan Jabodebek.
"Saat waktu berbuka, pengguna LRT Jabodebek diperbolehkan mengonsumsi makanan dan minuman ringan seperti kurma, roti, dan air minum. Namun, tidak diperkenankan mengonsumsi makanan berat dan yang berbau menyengat demi menjaga kenyamanan bersama," kata Radhitya dalam keterangannya, Kamis (19/2).
LRT Jabodebek juga menyediakan fasilitas air minum gratis di seluruh stasiun yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna LRT. Meski begitu, KAI mengimbau agar seluruh pengguna untuk tetap menjaga kebersihan selama berbuka di dalam kereta.
Ilustrasi penumpang LRT Jabodebek. Dok PT KAI
"Sampah sisa makanan dan minuman diminta untuk disimpan terlebih dahulu dan dibuang di tempat sampah yang tersedia di stasiun tujuan," tambahnya.
Dari sisi operasional, LRT Jabodebek tetap melayani perjalanan secara normal dengan 430 perjalanan pada hari kerja (weekday) dan 270 perjalanan pada akhir pekan, hari libur nasional, serta cuti bersama.
"Dengan kebijakan ini, KAI berharap pengguna LRT Jabodebek dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih nyaman tanpa mengurangi aspek keselamatan, ketertiban, dan efisiensi perjalanan," jelasnya.