Pemakaman jenazah satu keluarga yang ditemukan tewas terkubur di satu lubang di Desa Sindang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Rabu (3/9/2025). Foto: kumparan
Polisi menangkap terduga pelaku pembunuhan satu keluarga yang mayatnya dikubur dalam satu lubang di Indramayu, Jawa Barat. Terduga pelaku saat ini sudah diamankan di Polres dan diperiksa intensif.
Hal tersebut diungkapkan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang ikut mengawal kasus ini.
"Saya ucapkan terima kasih kepada Kapolda Jabar, Direskrimum Polda Jabar, dan seluruh jajaran Kapolres Indramayu dan Satreskrim Polres Indramayu atas pengungkapan pembunuhan keluarga Sahroni (korban), hari ini sudah dilakukan penangkapan dan pemeriksaan," kata Dedi dalam keterangannya, Senin (8/9).
"Semoga pelaku pembunuhan mendapat hukuman setimpal dari perbuatan yang dilakukan," imbuhnya.
Terkait itu, pada Senin pagi (8/9), wartawan di Polres Indramayu menyaksikan ada seseorang yang dikeluarkan dari mobil dengan kondisi kaki diperban, informasinya, ia adalah pelaku, namun polisi belum memberikan pernyataan resmi.
Rumah satu keluarga korban pembunuhan yang jasadnya dikubur dalam satu lubang di Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (3/9/2025). Foto: kumparan
Polisi Periksa 11 Saksi
Sebelumnya, pihak kepolisian sudah memeriksa 11 orang saksi, dan jumlah tersebut kemungkinan akan terus bertambah.
"Kurang lebih menjadi 11 orang sampai saat ini. Kemungkinan akan bertambah sesuai dengan kebutuhan atau keperluan untuk penyelidikan," kata Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, Kamis (4/9).
Soal apakah terduga pelaku sudah ditangkap dan berapa jumlahnya, Polres Indramayu masih belum merespons.
Dikubur Dalam 1 Lubang
Sebelumnya, satu keluarga berjumlah 5 orang di Jalan Siliwangi, Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu menjadi korban pembunuhan. Mayat mereka ditemukan pada Senin (1/9) sekitar pukul 18.00 WIB terkubur dalam satu lubang yang sama di bawah pohon belakang rumah.
5 orang korban pembunuhan yang jasadnya dikubur dalam satu lubang di rumahnya Jalan Siliwangi Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu. Foto: kumparan
Korban terdiri dari seorang kakek, pasangan suami istri, serta dua anak perempuan, salah satunya masih duduk di bangku kelas 1 SD dan seorang bayi berusia 8 bulan.
Berikut identitas korban:
H. Sahroni bin almarhum H. Toyib (75), pensiunan bank BUMN sekaligus pemilik rumah.
Budi (45), anak pertama Sahroni, berprofesi sebagai wiraswasta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar