Search This Blog

Penerbangan Gelombang I Selesai, 103.806 Jemaah Haji RI Sudah Mendarat di Saudi

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Penerbangan Gelombang I Selesai, 103.806 Jemaah Haji RI Sudah Mendarat di Saudi
May 19th 2025, 12:57 by kumparanNEWS

Sejumlah petugas menyambut seorang calon haji Indonesia kloter JKG 01 dari Madinah yang berkursi roda sesampainya di Hotel Al Ghader, Syisyah, Makkah, Arab Saudi, Sabtu (10/5/2025).  Foto: Andika Wahyu/ANTARA FOTO
Sejumlah petugas menyambut seorang calon haji Indonesia kloter JKG 01 dari Madinah yang berkursi roda sesampainya di Hotel Al Ghader, Syisyah, Makkah, Arab Saudi, Sabtu (10/5/2025). Foto: Andika Wahyu/ANTARA FOTO

Fase kedatangan jemaah haji gelombang I sudah berakhir. Tahap ini ditutup dengan kedatangan jemaah yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 31 dari Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS 31) pada Sabtu (17/5) dini hari di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.

Operasional kedatangan jemaah haji gelombang I di Madinah berlangsung sejak 2 Mei 2025. Selama 17 hari pemberangkatan, ada 266 kloter dengan 103.806 jemaah yang tiba di Bandara AMAA Madinah, dan 22.359 di antaranya adalah jemaah lanjut usia.

Jemaah haji lansia melihat dan berdoa di depan ka'bah untuk pertama kali. Foto: Dok. MCH 2024
Jemaah haji lansia melihat dan berdoa di depan ka'bah untuk pertama kali. Foto: Dok. MCH 2024

Mereka terbang dengan tiga maskapai, yaitu Garuda Indonesia (127 kloter), Saudia Airlines (126 kloter), dan Lion Air (13 kloter).

"Alhamdulillah, fase kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang I sudah berakhir pada 17 Mei 2025. Total ada 266 kloter dengan 103.806 jemaah yang tiba melalui Bandara AMAA Madinah," ungkap Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Muchlis M Hanafi, di Makkah, Senin (19/5).

Muchlis menjelaskan dari 103.806 jemaah pada kedatangan gelombang I, Garuda Indonesia memberangkatkan 127 kloter dari 7 embarkasi dengan 47.080 jemaah, Saudia Airlines memberangkatkan 126 kloter dari 6 embarkasi dengan 51.283 jemaah. Sementara Lion Mentari Airlines memberangkatkan 13 kloter dari 2 embarkasi dengan 5.443 jemaah haji.
Persentase On Time Performance pada masa keberangkatan fase keberangkatan gelombang I sangat baik, mencapai 95,5 persen," ungkap Muchlis.

Gelombang I adalah jemaah yang diberangkatkan dari Indonesia menuju Bandara AMAA Madinah. Jemaah tinggal di Madinah selama lebih kurang sembilan hari sebelum diberangkatkan ke Makkah. Fase kedatangan di Madinah ini berlangsung 16 hari, dari 2 sampai 17 Mei 2025.

Persiapan di Armuzna sebelum Puncak Haji 2025. Foto: Dok. Media Center Haji
Persiapan di Armuzna sebelum Puncak Haji 2025. Foto: Dok. Media Center Haji

Gelombang Dua 17-31 Mei 2025

Bersamaan berakhirnya gelombang I, dimulai fase kedatangan jemaah haji Indonesia yang berangkat pada gelombang II, dari Tanah Air menuju Bandara KAAIA Jeddah. Tahap pemberangkatan gelombang II ini akan berlangsung dari 17-31 Mei 2025.

"Selama 16 hari operasional di Madinah, alhamdulillah kita berhasil mendistribusikan 2.050.541 boks katering untuk jemaah haji Indonesia dari 21 dapur. Jumlah ini akan terus bertambah mengingat jemaah yang baru datang di Madinah hari ini akan diberangkatkan ke Makkah sekitar sembilan hari mendatang," ungkap Muchlis.

"Ada 89 hotel dengan lebih dari 17 ribu kamar yang tersebar di 5 sektor yang menjadi saksi kehadiran jemaah haji Indonesia di Kota Nabawi [Madinah]," sambungnya.

Penggulungan kiswah dan dipasang kain putih pada 14 Mei 2025 sebagai simbol dimulainya musim haji. Foto: X/ @AlharamainSA
Penggulungan kiswah dan dipasang kain putih pada 14 Mei 2025 sebagai simbol dimulainya musim haji. Foto: X/ @AlharamainSA

Selain itu, kata Muchlis, ada lebih dari 64 ribu tasreh (izin masuk) Raudlah yang diterbitkan bagi jemaah haji Indonesia dari 2-16 Mei lalu. Jumlah ini juga masih akan terus bertambah karena masih ada jemaah haji Indonesia yang berada di Madinah.

Untuk mobilisasi jemaah dari Bandara AMAA ke hotel jemaah di Madinah, Daerah Kerja Bandara telah mengoperasionalkan ribuan armada bus yang dikoordinir oleh Naqabah (Organda Saudi).

Jamaah haji Indonesia melintas di depan bus Shalawat di Terminal Syib Amir, Makkah, Arab Saudi, Kamis (20/6/2024). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO
Jamaah haji Indonesia melintas di depan bus Shalawat di Terminal Syib Amir, Makkah, Arab Saudi, Kamis (20/6/2024). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO

Muchlis mengungkapkan sejak 10 Mei 2025, jemaah haji Indonesia yang berada di Madinah secara bertahap diberangkatkan ke Makkah. Sebelumnya, mereka mengambil miqat di Bir Ali untuk menunaikan umrah wajib.

Ada lebih dari seribu armada bus antarkota antarprovinsi yang digunakan untuk mobilisasi jemaah haji dari Madinah menuju Makkah. Penyediaan layanan bus ini dilakukan melalui kontrak antara PPIH Arab Saudi dengan Syarikah.

Distribusi Kartu Nusuk

Kartu Nusuk Haji, kartu identitas jemaah haji 2025. Foto: Dok @makkahregion
Kartu Nusuk Haji, kartu identitas jemaah haji 2025. Foto: Dok @makkahregion

Muchlis juga menyinggung soal kartu Nusuk, kartu elektronik resmi untuk jemaah haji. KArtu ini berisi identitas jemaah dan syarikah yang melayani mereka, termasuk juga layanan akomodasi dan logistik yang jemaah terima.

Kartu Nusuk menjadi "kartu sakti" untuk memasuki tempat-tempat suci dalam rangkaian puncak haji.

"Hingga 18 Mei 2025, sebanyak 85.628 kartu Nusuk juga sudah didistribusikan ke jemaah. Petugas haji terus berkoordinasi dengan Syarikah untuk melakukan akselerasi agar seluruh jemaah yang sudah tiba di Tanah Suci bisa segera mendapatkan kartu Nusuk," ungkap Muchlis.

Petugas memindai kartu Nusuk jemaah calon haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi, Jumat (14/6/2024). Foto: Sigid Kurniawan/Antara Foto
Petugas memindai kartu Nusuk jemaah calon haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi, Jumat (14/6/2024). Foto: Sigid Kurniawan/Antara Foto

Untuk di Makkah, operasional ibadah haji sudah berlangsung sejak 10 Mei, saat kedatangan perdana jemaah dari Madinah. Hingga hari ini, ada 155 kloter dengan 60.706 jemaah yang dilaporkan PPIH sudah tiba di Makkah, baik dari Madinah maupun Jeddah.

"Sejak jemaah berada di Makkah hingga hari ini, PPIH telah mendistribusikan 695.258 boks katering kepada jemaah haji Indonesia," terang Muchlis.

Persiapan Menyongsong Armuzna

Jemaah haji Indonesia usai turun dari bus Shalawat di Terminal Syib Amir, Rabu (14/5/2025). Foto: Moh Fajri/kumparan
Jemaah haji Indonesia usai turun dari bus Shalawat di Terminal Syib Amir, Rabu (14/5/2025). Foto: Moh Fajri/kumparan

Muchlis menuturkan Tim Bimbingan Ibadah juga terus melakukan visitasi dan edukasi kepada jemaah secara berkala sesuai dengan sebaran sektor perumahan yang ada di Makkah. Visitasi dan edukasi dititikberatkan pada penguatan pemahaman jemaah terhadap manasik, sekaligus persiapan menyongsong puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

"PPIH juga telah mengoperasionalkan 187 bus shalawat untuk mengantarkan jemaah dari hotel tempat mereka tinggal ke Masjidil Haram, pergi dan pulang. Jumlah bus yang digunakan akan terus ditambah disesuaikan dengan rasio kedatangan jemaah haji Indonesia di Makkah," tutur Muchlis.

Media files:
01jtz26w6we21m721mg849mcms.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar