Search This Blog

Jelang Imlek, Pemkot Pontianak Imbau Pedagang Tak Naikkan Harga Sembako

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Jelang Imlek, Pemkot Pontianak Imbau Pedagang Tak Naikkan Harga Sembako
Jan 23rd 2025, 14:13, by Yulia Ramadhiyanti, Hi Pontianak

Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah saat monitoring ketersediaan dan harga bahan pokok menjelang Imlek di Pasar Flamboyan. Foto: Dok. Pemkot Pontianak
Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah saat monitoring ketersediaan dan harga bahan pokok menjelang Imlek di Pasar Flamboyan. Foto: Dok. Pemkot Pontianak

Hi!Pontianak - Jelang Imlek Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mengimbau para pedagang untuk tidak menaikkan harga sembako. Imbauan ini diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Amirullah usai memimpin langsung monitoring di Pasar Flamboyan dan distributor di sekitar Jalan Adisucipto pada Kamis, 23 Januari 2025.

"Kami mengimbau pedagang untuk tidak menaikkan harga secara berlebihan, karena ini dapat mempengaruhi daya beli konsumen. Pemkot Pontianak juga berupaya menjamin kelancaran distribusi dan meningkatkan pasokan," ungkap Amirullah.

Sekda bilang, monitoring yang dilakukan Tim Satgas Ketahanan Pangan Kota Pontianak ini merupakan bagian dari rutinitas dalam memantau kondisi harga dan stok pangan di Kota Pontianak, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan, termasuk jelang perayaan Imlek.

"Harga kebutuhan pokok masih terkendali. Meski terdapat sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan dan ada yang turun harganya. Harga minyak goreng subsidi di Pontianak masih berada dalam kisaran yang ditetapkan oleh pemerintah pusat, antara R p15.700 hingga Rp 16.000 per liter," tambahnya.

Media files:
01jj8zxyf2vpa4xrf657tfh1tj.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar