Nov 24th 2023, 20:01, by Wisnu Prasetiyo, kumparanNEWS
Presiden. Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi mengingatkan bahwa di tahun politik suasana harus tetap sejuk. Rakyat mau pilih paslon mana pun di 2024, bebas.
"Siapa pun yang bapak-ibu saudara-saudara pilih itu memang pertama adalah kehendak Allah kedua adalah kehendak rakyat. Mau pilih Pak Anies, silakan; mau pilih Prabowo, silakan; mau pilih Pak Ganjar, silakan," kata Jokowi di Pembukaan Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) XXXII dan Munas Kohati XXV Tahun 2023, Kubu Raya, 24 November 2023, Jumat (24/11).
Lalu ia berkelakar, asal yang dipilih bukan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. Bahlil turut mendampinginya hari ini.
"Karena asal jangan pilih Pak Bahlil. Karena semuanya nanti akan ditentukan oleh rakyat di 14 Februari yang akan datang," jelas dia.
Asal menurut Jokowi, memilih harus dengan hati dan melihat visi yang jelas. Tantangan untuk Indonesia ke depan tidaklah mudah. Belum lagi situasi global yang makin tak menentu.
"Ada tantangan kita ketahui, tapi tidak usah pesimis, tidak usah takut, tidak usah khawatir. Optimisme perlu tapi juga perlu realistis. Jangan sampai kemajuan yang telah ada, telah terbangun ini menjadi sia-sia karena perpecahan, karena kesalahan kita dalam memilih pemimpin," jelas dia.
"Sehingga sering saya bicara bolak-balik hati-hati memilih pemimpin. Tapi semuanya kita serahkan kepada rakyat karena yang punya kedaulatan adalah rakyat," tutupnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar