Dec 28th 2024, 18:47, by Sinta Yuliana, Lampung Geh
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh
Lampung Geh, Bandar Lampung - Wali Kota Bandar Lampung mengaku tidak mengetahui masalah penyegelan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bakung oleh Menteri Lingkungan Hidup.
Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana saat ditemui Lampung Geh di TPA Bakung, Sabtu (28/12).
"Kami dari Pemerintah Kota Bandar Lampung telah bekerja secara maksimal hingga luar biasa, kesalahannya di mana kami tidak tahu. Maka dari itu kami tanyakan kepala Dinasnya kenapa dikasih plang itu katanya ada yang salah, kita nggak tau," katanya.
Eva juga mempertanyakan permasalahan yang terjadi terkait TPA Bakung tersebut. Pasalnya, kata Eva, TPA Bakung telah beroperasi sejak 1994.
"Mungkin nanti kita dipanggil, mau ditanyakan masalah masalah apa dan kalo memang kami dari dulu memang salah kenapa gak diinformasikan dari dulu. Sedangkan kita komunikasi dengan pusat sudah sering yah," ucapnya.
Eva menambahkan, pihaknya telah berupaya bagaimana cara mengelola sampah agar bisa ditangulangi dengan baik.
"Kita dari Pemerintah kami di sini, berupaya bagaimana caranya supaya pengelolaan sampah ini bisa ditangulangi dengan baik, untuk investor sudah banyak sekali yang kami hubungi nggak bisa, semuanya nihil," ucapnya.
"Mungkin pemerintah pusat ada pengelolaan seperti apa yasudah, jadi kami alhamdulillah, siap koordinasi siap apa yang diperintahkan akan kami kerjakan," lanjutnya.
Menurut Eva, aktivitas di TPA Bakung akan tetap berjalan karena termasuk pelayanan masyarakat.
"Aktivitas tetap berjalan karena itu pelayanan masyarakat, cuman bunda nggak masalah itu bunda nggak ngerti, kalo misalkan kalo ada sampah siram pasir, bunda nggak ngerti," ungkapnya.
Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bakung di Jalan RE Marthamartadinata, Teluk Betung Barat disegel Menteri Lingkungan Hidup. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh
Selain itu, menurut Eva, tidak ada koordinasi kedatangan Kementerian Lingkungan Hidup ke TPA Bakung, Bandar Lampung .
"Belum, kemaren aja dateng kesini, Menko datang aja baru tau ini, dadakan baru tau. Masalah sampah ini juga baru tau, katanya ada yang datang kesini. Tapi dari Pemerintah kami siap saja, apa pun perintah pusat yah monggo silahkan saja," ungkapnya.
"Kalo peraturan ini salah tolong tunjukkan kesalahannya di mana, yang penting sampah sampah yang ada di kota ini sudah kita tampung yang ada di sini," pungkasnya.
Sebelumnya, Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bakung yang berada di Jalan RE Marthamartadinata, Kecamatan Teluk Betung Barat, Bandar Lampung, disegel Menteri Lingkungan Hidup, Sabtu (28/12).
Berdasarkan pantauan Lampung Geh, TPA Bakung telah dipasang plang berlogo Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup (PPLH).
"Peringatan area ini dalam pengawasan pejabat pengawas lingkungan hidup. Berdasarkan undang-undang nomor 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah Jo. Undang-undang Nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 tahun 2023 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang Nomor 2 tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang," tulisnya.
"Barang siapa dengan sengaja memutus, membuang atau merusak penyegelan suatu benda oleh atau atas nama penguasa umum yang berwenang atau dengan cara lain menggagalkan penutupan dengan segel, diancam dengan pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan (pasal 232 ayat 1 KUHP)," lanjutnya. (Yul/Put)
Dec 28th 2024, 18:23, by Selfy Momongan, kumparanWOMAN
Boneka Labubu viral. Foto: Shutterstock
Tahun 2024 ini dimeriahkan dengan berbagai barang gemas yang viral dan berhasil mencuri perhatian publik, mulai dari bag charms untuk menghias tas, hingga cokelat Dubai yang sangat mengunggah selera. Media sosial, terutama TikTok, menjadi tempat barang-barang ini menjadi tenar dengan begitu cepat.
Tak jarang, barang-barang yang awalnya hanya sekadar temuan menarik, tiba-tiba diburu oleh banyak orang karena fenomena FOMO (fear of missing out). Berikut beberapa barang yang jadi incaran banyak orang menurut kumparanWoman. Kamu pernah beli yang mana nih, Ladies?
1. Labubu
Siapa yang tak kenal dengan Labubu? Boneka monster lucu dengan senyum lebar dan gigi tajam ini semakin naik daun dan dikenal setelah digunakan oleh Lisa Blackpink. Ciri khas desainnya yang imut namun menyeramkan membuat boneka ini jadi pilihan populer, terutama sebagai gantungan tas.
Boneka Labubu yang viral di 2024. Foto: Instagram @yunitakariman.official
Saking terkenalnya, ketika Pop Mart membuka toko pertamanya di Gandaria City, Indonesia, para penggemar bahkan rela antre sejak dini hari hanya untuk mendapatkan Labubu. Hingga saat ini, Labubu masih menjadi salah satu koleksi Pop Mart yang viral meskipun stok yang dikeluarkan terbatas.
2. Bag Charms
Bag charms merupakan aksesori kecil yang digantungkan pada tas untuk menambah estetika. Biasanya, bag charms terdiri dari beberapa gantungan kunci yang bervariasi dalam bentuk, seperti pita, beads (manik-manik), atau plushie (boneka mini) sesuai dengan kepribadian pemilik tas, sehingga tidak terlihat pasaran.
Tren ini dikenal juga dengan istilah 'Jane Birkinifying', yang merujuk pada gaya ikonik selebriti Jane Birkin yang sering mendekorasi tas Birkin-nya dengan berbagai charms lucu dan unik.
3. Hippers
Mini figure Sonny Angels merilis koleksi baru bertajuk hippers. Foto: Instagram @naylajsmn
Sonny Angels, brand mini figure ternama tersebut kembali mencuri perhatian dengan koleksi terbaru mereka yang bernama 'hippers'. Koleksi ini menjadi viral karena desainnya imut dan unik yang biasanya digunakan sebagai hiasan untuk mempercantik berbagai barang, seperti handphone, laptop, atau bahkan sebagai dekorasi di dalam mobil.
Hippers semakin viral di tahun 2024, khususnya ketika semakin banyak brand karakter lainnya yang merilis produk serupa, seperti Mofusand, Sanrio, dan Smiski. Keunikan desainnya membuat produk ini sangat digemari oleh para kolektor ataupun seseorang yang ingin menambah sentuhan gemas pada barang pribadi mereka.
4. Miniso x Harry Potter
Jika tahun lalu Miniso merilis koleksi Sanrio, tahun ini mereka kembali mencuri perhatian dengan meluncurkan produk Miniso x Harry Potter. Kolaborasi ini menawarkan berbagai produk bertema Harry Potter, mulai dari aksesoris seperti syal, jubah, hingga barang menggemaskan lainnya.
Miniso x Harry Potter. Foto: Instagram @minisoindo
Perilisan kolaborasi ini tentu disambut baik oleh para penggemar. Bagaimana tidak? Saat pertama kali diluncurkan di Miniso Central Park, Mall tersebut langsung penuh dengan Potterhead yang rela mengantre panjang demi koleksi tersebut.
5. Customize Charms Bracelet
Customize bracelet atau gelang personalisasi ini semakin populer setelah banyak penggemar yang mengenakan friendship bracelets saat konser Taylor Swift, The Eras Tour. Swifties sering kali memakai banyak gelang pada kedua tangan mereka, yang dihias dengan berbagai beads atau manik-manik sebagai bagian dari outfit mereka.
Seiring waktu, tren ini berkembang. Kini semakin banyak model gelang yang dihiasi dengan charms atau gantungan kecil dalam berbagai bentuk, seperti simbol-simbol khusus, angka, atau bahkan karakter favorit. Hingga saat ini, banyak orang yang membuat gelang yang sesuai dengan cerita dan makna pribadi mereka.
6. Cokelat Dubai
Dubai Chocolate Bar, cokelat berisi kunafa dan selai pistachio, kini sangatlah viral di berbagai platform, khususnya Tiktok, berkat video ASMR dan review yang menggugah selera. Rasanya yang unik dan tampilan mewah membuatnya populer di kalangan pecinta cokelat.
Sejak kepopulerannya merambah ke Indonesia, brand lokal seperti The Harvest dan Don Bake Shop pun mulai merilis produk serupa dengan harga lebih terjangkau. Sehingga, para pembeli tak harus menunggu lama melalui jastip.
Saking populernya cokelat Dubai, beberapa brand harus menerapkan pembatasan pembelian dan sistem pre-order untuk memenuhi permintaan yang melonjak.