Search This Blog

Pesan Menkes Antisipasi Nipah: Bila ke India-Bangladesh, Makan Buah yang Direbus

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Pesan Menkes Antisipasi Nipah: Bila ke India-Bangladesh, Makan Buah yang Direbus
Feb 11th 2026, 12:33 by kumparanNEWS

Menkes Budi Gunadi Sadikin, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, dan Dirut BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengikuti rapat konsultasi dengan pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/2/2026). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO
Menkes Budi Gunadi Sadikin, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, dan Dirut BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengikuti rapat konsultasi dengan pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/2/2026). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan pesan untuk mencegah virus Nipah masuk ke Indonesia. Katanya, bila pergi ke India-Bangladesh, maka makan lah buah yang direbus.

"Virus Nipah, yang penting, kalau teman-teman wartawan ke sana, ke daerah India, Bangladesh, Pakistan ya, makan buahnya jangan makan buah yang inilah. Makan buahnya yang direbus-rebus aja," ucap Budi di DPR, Rabu (11/2).

Budi menjelaskan virus Nipah dapat menular melalui buah terbuka yang terkontaminasi kelelawar, seperti yang terjadi pada kasus di India.

Wabah virus ini mencuat di India setelah lima kasus terkonfirmasi di Kolkata, Bengal Barat sejak awal Januari 2026. Meski belum ada kematian yang dilaporkan, sekitar 100 orang terdampak virus ini telah dikarantina dan menjalani sejumlah tes.

Ilustrasi Virus Nipah Foto: SkazovD/Shutterstock
Ilustrasi Virus Nipah Foto: SkazovD/Shutterstock

Menurut Budi, penularan virus Nipah berkaitan dengan kebiasaan kelelawar yang menggigit buah, lalu buah tersebut dikonsumsi manusia tanpa melalui proses pembersihan atau dimasak.

"Ya itu di India karena itu penularannya kan lewat kelelawar ya. Jadi biasanya kelelawar tuh gigit buah, buahnya tuh kalau enggak dicuci, enggak dimasak, dimakan, (virus) itu menular," kata dia usai menghadiri peringatan Hari Kanker Sedunia 2026 di South Quarter Dome, Jakarta Selatan pada Rabu (4/2).

Budi juga mengingatkan agar masyarakat tetap waspada meski belum ada kasus di dalam negeri.

"Belum ada di Indonesia, ya dijaga aja teman-teman ya," katanya.

Media files:
01kh0q74m0v1qg34ba30bej0cs.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar