Search This Blog

Kemenkes Minta Warga Tak Takut Skrining Kesehatan Lewat CKG: Jangan Sampai Fatal

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Kemenkes Minta Warga Tak Takut Skrining Kesehatan Lewat CKG: Jangan Sampai Fatal
Feb 11th 2026, 10:41 by kumparanNEWS

Pelaksana tugas Kepala Bapeten, Zainal Arifin (tengah) saat meninjau Cek Kesehatan Gratis di Kantor Bapeten, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan
Pelaksana tugas Kepala Bapeten, Zainal Arifin (tengah) saat meninjau Cek Kesehatan Gratis di Kantor Bapeten, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan

Cek Kesehatan Gratis (CKG) masih terus digelar di berbagai lokasi. Ini sangat bermanfaat bagi warga untuk bisa mengetahui kondisi terkini kesehatan mereka.

Namun, masih banyak warga yang enggan melakukan cek kesehatan gratis. Sebab, ada warga yang takut memeriksakan kesehatan mereka.

Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Tata Kelola Pemerintahan dan Reformasi Birokrasi Bambang Widianto mengimbau masyarakat tidak takut melakukan skrining kesehatan sebelum penyakit yang diidap berkembang lebih jauh, terlebih pemerintah telah menyediakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

"Nah tapi tolong bantu juga nih teman-teman media membantu untuk mengampanyekan hadir ke Puskesmas justru untuk kita skrining. Jadi jangan sampai apa namanya jangan sampai fatal," kata Bambang di Kantor Bapeten, Jakarta Pusat, Rabu (11/2).

Bambang mencontohkan penyakit kanker payudara. Para mengidap kanker ini 70% baru diketahui setelah masuk dalam stadium 3 dan 4.

"Contohnya kanker payudara ya kanker payudara itu Bapak Ibu sekalian itu di Indonesia itu 70% terdeteksi pada stadium 3 dan 4, telat jadinya jadi fatal. Nah itu harusnya bisa dideteksi kalau dideteksi stadium 1 dan 2 bisa disembuhkan," ujar dia.

Petugas kesehatan memeriksa kondisi gigi siswa saat pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah di SD Negeri 2 Cideng, Jakarta, Senin (4/8/2025). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO
Petugas kesehatan memeriksa kondisi gigi siswa saat pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah di SD Negeri 2 Cideng, Jakarta, Senin (4/8/2025). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Ia menjelaskan, apabila masyarakat melakukan pemeriksaan tersebut di laboratorium dapat menghabiskan setidaknya total Rp 1 juta. Karenanya, Bambang meminta masyarakat ikut CKG.

"Ini kalau Bapak berobat ke laboratorium tuh bisa hampir satu juta nih barangkali nih tapi ini gratis gitu," imbuh Bambang.

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan, dalam 1 tahun program CKG berjalan sudah ada total 70 juta masyarakat yang mengikuti program tersebut.

"Iya ya sebetulnya sampai hari ini 70 jutaan ya 70 jutaan ya kita kan penduduknya 280 juta jadi sebetulnya sudah banyak juga dan ini kan baru setahun," tandasnya.

Media files:
01k1smnwbpwzfsd29fnyfmmqkd.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar