Search This Blog

Kelompok Paling Aktif Bertransaksi Digital, Mahasiswa Rentan Terjerat Pinjol

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Kelompok Paling Aktif Bertransaksi Digital, Mahasiswa Rentan Terjerat Pinjol
Nov 1st 2025, 12:58 by BASRA (Berita Anak Surabaya)

Literasi keuangan menyasar mahasiswa yang digelar PT Bank Neo Commerce Tbk.
Literasi keuangan menyasar mahasiswa yang digelar PT Bank Neo Commerce Tbk.

Menurut data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2023, sekitar 78 persen pengguna pinjaman daring memiliki pendapatan sekitar 1-5 juta rupiah. Sementara itu berdasarkan survei terbaru tahun 2025, APJII mencatat, 45,15 persen Milenial mengaku menggunakan pinjaman online, lebih tinggi dibandingkan 41,44 persen dari Gen Z. Ada pun Generasi X berada di posisi ketiga dengan 11,75 persen, dan Baby Boomers hanya 1,65 persen.

Fakta tersebut menunjukkan bahwa utang pinjaman daring bukan hanya masalah individual, tetapi juga fenomena yang telah merata di masyarakat Indonesia, terutama di kalangan generasi muda dan dewasa.

"Era digital saat ini memang sangat memudahkan bagi kita dalam melakukan transaksi sehari-hari dan juga mengelola keuangan. Namun, seperti dua sisi mata uang, ada saja hal negatif yang muncul dari era digital ini," ujar Head of Public Relations & Communications PT Bank Neo Commerce Tbk, Puji Agung Budiman, Sabtu (1/11).

"Fenomena terkait pinjaman online ilegal, penggunaan paylater yang tidak bertanggung jawab, dan juga maraknya judi online di tengah-tengah masyarakat tidaklah bisa dihindarkan, namun tentunya bisa kita mitigasi," sambungnya.

Berangkat dari fenomena tersebut, lanjut Puji, pihaknya getol memberikan literasi keuangan terutama kepada anak muda. Ini seperti yang dilakukan di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan.

"Kegiatan literasi keuangan yang menyasar mahasiswa sebagai perwakilan generasi muda dilakukan secara tatap muka dan daring, membahas tantangan mengelola keuangan dan juga waspada terhadap tindak kejahatan di era digital," tuturnya.

Bertajuk 'Tantangan Mengelola Keuangan di Era Digital dan Mawas terhadap Penipuan Digital', hadir sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut yaitu Vicky Valentino Frickel, Head of Fraud Operations PT Bank Neo Commerce Tbk, dan Laurentin Carolin Tiara, Mahasiswa Berprestasi Universitas Trunojoyo Madura Tahun 2025 & Penerima Beasiswa dari Bank Indonesia.

"Kami memberi perhatian besar terhadap edukasi keuangan khususnya bagi kalangan generasi muda, karena kami percaya bahwa literasi keuangan, terutama di era digital saat ini merupakan fondasi kemandirian finansial bagi generasi muda," ujar Vicky.

"Kalangan generasi muda, termasuk tentunya mahasiswa merupakan kelompok yang paling aktif dalam melakukan transaksi digital, maka dari itu penting bagi mereka untuk memahami risiko yang ada dan menerapkan cara pengelolaan keuangan yang bijak," imbuhnya.

Sebagai perwakilan mahasiswa, Laurentin Carolin Tiara, yang akrab disapa Laurent mengatakan, "Fenomena pinjaman online memang terjadi juga di kalangan mahasiswa, ada teman saya yang memang mengajukan pinjaman karena memang kepepet uangnya sudah habis sama sekali."

"Tapi ada teman saya yang lain yang mengajukan pinjaman sampai terlilit utang, dan setelah ditelusuri ternyata memang gaya hidupnya yang agak hedon. Pinjamannya juga ternyata setelah dicari tahu adalah pinjaman online ilegal. Jadi memang pengetahuan tentang keuangan seperti ini sangat penting bagi mahasiswa," tandasnya.

Media files:
01k8yzkvzcyqm2nmpkjqse1jrm.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar