Search This Blog

Polisi Periksa 6 Panitia Orientasi Pecinta Alam di Bitung yang Pakai Kekerasan

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Polisi Periksa 6 Panitia Orientasi Pecinta Alam di Bitung yang Pakai Kekerasan
Oct 2nd 2025, 12:38 by Manado Bacirita

Kolase aksi kekerasan yang terjadi pada masa orientasi pengenalan anggota baru di salah satu Komunitas Pecinta Alam di Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut).
Kolase aksi kekerasan yang terjadi pada masa orientasi pengenalan anggota baru di salah satu Komunitas Pecinta Alam di Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut).

BITUNG – Kasus kekerasan yang terjadi saat masa orientasi pengenalan anggota baru organisasi pecinta alam di Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut), diseriusi oleh polisi.

Setelah menerima laporan dari salah satu orang tua korban yang alami kekerasan di kegiatan tersebut, Polres Bitung, bergerak cepat dengan memanggil enam orang panitia dari organisasi tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bitung, AKP Ahmad Anugrah Ari Pratama, S.TrK, SH, MH, membenarkan pemanggilan tersebut. Menurutnya, keenam orang panitia yang dipanggil itu untuk diperiksa oleh penyidik Satreskrim.

"Pemeriksaan dilakukan pada Rabu 1 Oktober 2025 sore. Enam orang panitia komunitas itu diperiksa terkait dugaan penganiayaan ini," kata Ahmad, Kamis (2/10).

Menurutnya, pihak kepolisian masih akan terus mendalami kasus tersebut, untuk memastikan apakah ada unsur pidana yang bisa menjerat para pelaku.

"Saat ini kami terus melakukan pendalaman untuk mengungkap kebenaran kasus ini," ujar Ahmad.

"Yang pasti sesuai laporan dari orang tua korban, kita terus selidiki dan mendalaminya. Kita menjamin proses hukum berjalan sesuai aturan," kata Ahmad kembali.

Sebelumnya, video orientasi pengenalan anggota baru salah satu Komunitas Pecinta Alam di Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut), yang memakai kekerasan, viral di media sosial.

Dalam video itu, para anggota baru Komunitas Pecinta Alam tersebut terlihat sudah tak memakai baju. Mereka hanya dipakaikan topi maupun slayer warna biru yang dililitkan di leher mereka.

Kemudian satu per satu para anggota baru yang disuruh duduk berlutut itu ditarik lalu ditempeleng berulang kali di pipi. Tak sampai situ, tendangan ke arah dada juga diterima oleh para anggota baru itu.

Media files:
01k6hpqgsh9tpes1wk0dgdz1tb.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar