Booth Hyundai di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (24/7/2025). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo telah merilis data penjualan kendaraan roda empat atau lebih selama September 2025. Hasilnya terjadi penurunan dibanding periode yang sama tahun lalu.
Angka distribusi dari pabrik ke diler atau wholesales bulan ke-9 tahun ini totalnya mencapai 62.071 unit, lebih sedikit 15,1 persen dibanding tahun 2024 yang catatkan angka 73.108 unit. Pun dengan retail (dari diler ke konsumen) yang terjadi penurunan 12,2 persen.
Jika penyaluran ke konsumen langsung selama September 2025 jumlahnya 63.723 unit, maka pada tahun sebelumnya perolehannya justru lebih banyak lagi yaitu 72.601 unit. Selisihnya mencapai 11.037 unit untuk wholesales dan 8.878 unit untuk retail.
Namun tetap ada catatan positif bila membandingkan hasil September dengan bulan sebelumnya yang raih angka 61.777 unit atau merangkak tipis 0,5 persen. Namun tak diikuti penjualan retail yang turun 4,2 persen dengan raihan 63.723 unit, sebelumnya mampu 66.518 unit.
Jajaran mobil elektrifikasi Suzuki di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025. Foto: Sena Pratama/kumparan
Figur penjualan berdasarkan year-to-year tak jauh berbeda. Selama Januari hingga September 2025, seluruh anggota produsen berhasil mengirimkan produknya ke jaringan diler sebanyak 561.819 unit atau anjlok 11,3 persen dibanding 2024 yang tersalurkan 633.660 unit.
Retail juga demikian, angkanya 585.917 unit sepanjang tahun 2025. Itu jauh lebih sedikit dibanding tahun 2024 yang bisa mengirimkan sebanyak 657.448 unit atau beda 10,9 persen. Selisihnya pun mirip ada pada sekitar 71.531-71.841 unit.
Asosiasi sendiri sebenarnya masih meyakini target penjualan 900 ribu unit hingga tutup tahun 2025 bisa tercapai, lebih tinggi dibanding selama 2024 yang totalnya 865 ribu unit. Namun, proyeksi tersebut dapat saja berubah.
Melihat kondisi ekonomi serta lemahnya daya beli masyarakat, Ketua I Gaikindo, Jongkie memberi sinyal kemungkinan bakal adanya revisi target penjualan.
"Kira-kira mungkin satu tahun penuh bisa 750 ribu unit sampai 800 ribu unit. Mungkin itu yang realistis di 800 ribuan perkiraannya," ujarnya ditemui beberapa waktu lalu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar