Search This Blog

Bank Mandiri Akselerasi Program 3 Juta Rumah Lewat Sosialisasi KPP di Medan

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Bank Mandiri Akselerasi Program 3 Juta Rumah Lewat Sosialisasi KPP di Medan
Oct 9th 2025, 09:32 by kumparanBISNIS

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait (kiri) dan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Henry Panjaitan (kanan) pada sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) di Medan, Rabu (8/10). Foto: Dok. Bank Mandiri
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait (kiri) dan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Henry Panjaitan (kanan) pada sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) di Medan, Rabu (8/10). Foto: Dok. Bank Mandiri

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut dengan diselenggarakannya sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) yang diperuntukkan bagi pelaku usaha sektor perumahan, sejalan dengan target program 3 Juta Rumah periode 2025–2029 sebagaimana tercantum dalam RPJMN 2025–2029.

Diselenggarakan pada Rabu (8/10), kegiatan ini dihadiri langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Henry Panjaitan, Direktur Consumer Banking Bank Mandiri Saptari, serta Regional CEO Region I / Sumatera 1 I Gede Raka Arimbawa.

Bank bersandi saham BMRI ini menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengakselerasi program perumahan nasional dari level pusat hingga daerah.

Acara ini sukses menarik antusiasme tinggi dari para pelaku ekosistem perumahan di Sumatera, dengan total kehadiran mencapai 1.130 peserta secara hybrid (online dan offline). Dari total 1.130 peserta, sebanyak 515 peserta hadir secara luring di Medan, sementara 615 peserta lainnya bergabung secara daring dari berbagai wilayah di Indonesia.

Komposisi peserta mencakup seluruh rantai pasok sektor perumahan, terdiri dari 779 pelaku usaha dari sisi supply yang terdiri dari 492 developer, 111 kontraktor, dan 176 pedagang bahan bangunan. Juga hadir 351 peserta dari sisi demand yang merupakan calon konsumen dan pelaku UMKM.

Sosialisasi yang dilaksanakan di Kota Medan ini, merupakan inisiatif pemerintah dan bagian dari upaya memperkuat ekosistem perumahan nasional. Sosialisasi program turut dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia Maruarar Sirait.

Sektor perumahan diyakini memiliki multiplier effect yang besar dengan kontribusi langsung pada 110 sektor ekonomi dan tidak langsung pada 75 sektor lainnya.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menyatakan bahwa sektor perumahan memiliki multiplier effect yang luar biasa bagi perekonomian.

"Pembangunan perumahan tidak hanya menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak utama roda perekonomian nasional. Dengan memperkuat ekosistem perumahan, kita sejatinya membuka lapangan kerja baru, menggerakkan industri pendukung, serta mendorong daya saing bangsa di masa depan," ujar Maruarar di Medan, Rabu (8/10).

Oleh karena itu, Bank Mandiri berkomitmen penuh untuk menghadirkan akses pembiayaan yang tepat sasaran, berkualitas, dan berkelanjutan guna mendukung percepatan pembangunan perumahan nasional.

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Henry Panjaitan (diangkat pada RUPSLB 2025 dan efektif setelah mendapat persetujuan OJK), menegaskan bahwa dukungan Bank Mandiri terhadap program ini menjadi bagian dari upaya akselerasi pembangunan perumahan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

"Bank Mandiri sangat siap mendukung dari sisi pembiayaan khususnya melalui skema KPP dalam rangka membantu para pelaku usaha sektor terkait baik dari sisi supply maupun demand, seperti developer, kontraktor, pedagang bahan bangunan bahkan hingga UMKM untuk semua sektor usaha," imbuh Henry.

Bank Mandiri dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman menggelar sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) di Medan, Rabu (8/10). Foto: Dok. Bank Mandiri
Bank Mandiri dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman menggelar sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) di Medan, Rabu (8/10). Foto: Dok. Bank Mandiri

Menambahkan dari perspektif regional, Regional CEO Region I / Sumatera 1 Bank Mandiri, I Gede Raka Arimbawa, menyebutkan bahwa potensi sektor properti di Sumatera sangat besar.

Melalui penyaluran KPP, Bank Mandiri tidak hanya berfokus pada pembiayaan di sektor konstruksi, pengembang, hingga pedagang bahan bangunan, tetapi juga mendorong pemberdayaan UMKM dengan tujuan pembelian, pembangunan dan renovasi rumah.

Hal ini diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus memperkuat daya saing menuju visi Indonesia Emas 2045 serta selaras dengan Asta Cita Pemerintah.

Di samping itu, program ini menurut Henry turut sejalan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Bank Mandiri ke-27 yang mengangkat tema "Sinergi Majukan Negeri".

"Tema ini merepresentasikan komitmen Bank Mandiri untuk terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat," pungkasnya.

Media files:
01k73cs2abn3pn6p40bsz1rfwy.png image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar