Search This Blog

Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Drone Ukraina Ganggu Ekspor Rusia

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Drone Ukraina Ganggu Ekspor Rusia
Sep 27th 2025, 07:58 by kumparanBISNIS

Ilustrasi Produksi Minyak Mentah Brent. Foto: Scott Heppel/AFP
Ilustrasi Produksi Minyak Mentah Brent. Foto: Scott Heppel/AFP

Harga minyak dunia naik pada Jumat (26/9) setelah serangan drone Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia memangkas ekspor bahan bakar negara tersebut.

Mengutip Reuters, kontrak berjangka Brent ditutup di level USD 70,13 per barel, naik 71 sen atau 1,02 persen. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS berakhir di USD 65,72 per barel, menguat 74 sen atau 1,14 persen.

Kedua acuan harga tersebut membukukan kenaikan terbesar sejak pertengahan Juni.

"Pasar masih terus fokus pada situasi antara Rusia dan Ukraina. Serangan drone oleh Ukraina ini mulai terasa dampaknya," kata mitra Again Capital, John Kilduff.

Rusia akan memberlakukan larangan parsial ekspor diesel hingga akhir tahun serta memperpanjang larangan ekspor bensin yang sudah berlaku, ujar Wakil Perdana Menteri Alexander Novak pada Kamis (25/9). Penurunan kapasitas kilang membuat sejumlah wilayah Rusia mengalami kekurangan pasokan untuk beberapa jenis bahan bakar.

Selain faktor serangan drone, langkah pemerintah AS juga memberi dukungan tambahan. "Presiden Trump terus menekan sekutu-sekutu AS untuk mengurangi impor dari Rusia. Kita mungkin akan melihat India dan Turki memangkas sebagian impor minyak Rusia," jelas Presiden Lipow Oil Associates, Andrew Lipow.

Peringatan NATO mengenai kemungkinan respons atas pelanggaran wilayah udara negara anggotanya semakin meningkatkan ketegangan perang Ukraina, sekaligus menambah potensi sanksi baru terhadap industri minyak Rusia, kata analis ANZ, Daniel Hynes.

Dari sisi pasokan, ekspor minyak mentah dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Sabtu (27/9) dari wilayah semi-otonom Kurdistan, Irak. Perusahaan pemasaran negara SOMO menyebut aliran minyak akan masuk ke pelabuhan Ceyhan di Turki.

Sementara dari sisi permintaan, Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat tumbuh pada tingkat tahunan yang direvisi naik menjadi 3,8 persen pada kuartal lalu, menurut estimasi terbaru Biro Analisis Ekonomi Departemen Perdagangan AS pada Kamis (26/9).

"Jika pasokan Rusia ke China dan India terganggu, mereka pasti akan mencari sumber pasokan lain," kata John Kilduff dari Again Capital.

"Data ekonomi AS juga cukup baik. Dan dengan The Fed memangkas suku bunga, hal itu akan mendorong permintaan," sambungnya.

Namun, data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan bisa membuat Federal Reserve lebih berhati-hati untuk kembali memangkas suku bunga setelah penurunan sebesar 25 basis poin pekan lalu, yang merupakan pemangkasan pertama sejak Desember.

Media files:
01jzvmdkmsna1jnja11w5mcfax.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar