Suasana pemukiman warga yang berdekatan dengan Anak Sungai Ciliwung, Jakarta, Senin (16/6/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparanAir di sungai kecil tersebut tidak mengalir dikarenakan sedimen di bagian hilir lebih tinggi. Foto: Jamal Ramadhan/kumparanPada Senin (26/5) lalu sempat dikeruk oleh petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Pusat saat Gubernur Pramono Anung meninjau sungai itu. Foto: Jamal Ramadhan/kumparanMenurut warga, pengerukan itu terus berlanjut sampai sehari sebelum Idul Adha, namun setelah Idul Adha belum ada lagi pengerukan. Foto: Jamal Ramadhan/kumparanWarga berharap pengerukan sedimen di sungai itu segera dilanjutkan kembali agar air sungai dapat mengalir. Foto: Jamal Ramadhan/kumparanFoto: Jamal Ramadhan/kumparanFoto: Jamal Ramadhan/kumparanFoto: Jamal Ramadhan/kumparan
Suasana pemukiman warga yang berdekatan dengan Anak Sungai Ciliwung, Jakarta, Senin (16/6/2025).
Air di sungai kecil tersebut tidak mengalir dikarenakan sedimen di bagian hilir lebih tinggi.
Pada Senin (26/5) lalu sempat dikeruk oleh petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Pusat saat Gubernur Pramono Anung meninjau sungai itu.
Menurut warga, pengerukan itu terus berlanjut sampai sehari sebelum Idul Adha, namun setelah Idul Adha belum ada lagi pengerukan.
Warga berharap pengerukan sedimen di sungai itu segera dilanjutkan kembali agar air sungai dapat mengalir.
Kondisi Anak Sungai Ciliwung di kawasan Kebon Melati, Jakarta Pusat, Senin (16/5/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar