Search This Blog

Serapan Lebih dari 2 Juta Ton, Stok Beras Bulog Kini Tembus 3,6 Juta Ton

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Serapan Lebih dari 2 Juta Ton, Stok Beras Bulog Kini Tembus 3,6 Juta Ton
May 8th 2025, 15:46 by kumparanBISNIS

Tim Jemput Gabah Perum Bulog saat membeli gabah padi dari petani. Foto: Dok. Bulog
Tim Jemput Gabah Perum Bulog saat membeli gabah padi dari petani. Foto: Dok. Bulog

Dalam pelaksanaan penugasan pemerintah upaya mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Perum BULOG berhasil menyerap lebih dari 2 juta ton setara beras dari hasil petani dalam negeri hingga awal Mei 2025. Pencapaian ini menunjukkan komitmen BULOG dalam mendukung petani nasional sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional.

Dengan tambahan serapan ini, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai Bulog kini telah melampaui 3,6 juta ton. Jumlah stok ini merupakan pencapaian tertinggi dalam 57 tahun berdirinya Bulog. Stok tersebut siap digunakan untuk mendukung berbagai program pemerintah sesuai penugasan.

Direktur Pengadaan Perum BULOG, Prihasto Setyanto, menegaskan bahwa BULOG akan terus melanjutkan penyerapan hasil panen petani secara optimal guna memastikan harga gabah tetap menguntungkan petani, sekaligus menjaga ketersediaan beras yang cukup bagi masyarakat.

"Sesuai dengan penugasan pemerintah, kami membeli gabah kering panen dari petani dengan harga Rp 6.500,-/kg. Melalui Tim Jemput Gabah Perum BULOG, bekerja sama dengan penyuluh pertanian dan Babinsa di lapangan, kami pastikan Bulog terus melakukan penyerapan sampai seluruh gudang penuh," tambah Prihasto.

Perum BULOG terus melakukan penyerapan gabah kering panen melalui petani langsung, kelompok tani dan gabungan kelompok tani. Selain itu Bulog juga melakukan penyerapan beras bekerja sama dengan para penggilingan padi di seluruh Indonesia mulai dari skala penggilingan kecil hingga besar.

Media files:
01jtqgzgt4wpcf9nj7r8qn99as.png image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar