Siswa di Sulawesi Utara saat mengkonsumsi Makan Bergizi Gratis. (foto: dokumen)
MANADO - GubernurSulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus, meminta agar pengawasan program Makan Bergizi Gratis harus diperketat. Dia juga menegaskan jika pemerintah provinsi akan turun langsung mengawasi pelaksanaan program unggulan Presiden Prabowo itu.
Hal ini menurut Yulius adalah bentuk respons terhadap adanya insiden menu makanan tak layak konsumsi yang ditemukan di salah satu sekolah di Kota Manado.
Walaupun diakui oleh Yulius, jika insiden makanan tak layak tersebut terjadi akibat adanya kerusakan pada freezer milik dapur penyedia makanan, namun dirinya tak ingin hal itu kembali terjadi dan merugikan anak-anak yang merupakan generasi muda bangsa.
"Kerusakan terjadi pada freezer penyimpanan. Kebetulan petugas yang mengantar menggunakan masker, sehingga tidak menyadari makanan sudah tidak layak, jadi tidak bisa disalahkan juga karena ini SOP. Namun, pihak dapur telah mengakui kesalahan dan menyampaikan permintaan maaf," ujar Yulius.
Oleh karena itu, untuk memastikan tak ada lagi kejadian serupa, Yulius menyebutkan jika pengawasan program tersebut akan diperkuat, baik dari sisi kualitas makanan maupun proses distribusinya.
Menurutnya, pemerintah juga akan turut membantu pengawasan secara menyeluruh, agar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis benar-benar berjalan dengan baik, aman, dan bertanggung jawab.
"Kita harus memastikan program presiden berjalan dengan baik. Apalagi perintah presiden jelas adalah untuk menciptakan anak-anak kita yang sehat," ujarnya kembali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar