Viral video WNA asal China diduga mencoba menyogok petugas imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta dengan menyelipkan uang Rp 500 ribu di paspor agar proses masuknya ke Indonesia lebih mudah. Dalam video tersebut, terlihat WNA tersebut telah mempersiapkan aksinya sebelum keberangkatan. Menteri Imigrasi Agus Andrianto menyebutkan bahwa pihaknya telah mengecek CCTV dan belum menemukan bukti penerimaan uang oleh petugas. Meski begitu, investigasi tetap dilakukan, termasuk meminta klarifikasi dari berbagai pihak terkait. Agus juga menyoroti adanya kemungkinan motif terselubung dari video tersebut yang bertujuan mempermalukan Indonesia. Untuk itu, pemeriksaan mendalam akan dilakukan dengan mengumpulkan keterangan dari kedua belah pihak sebelum mengambil kesimpulan. #focus#wnasogokpetugas#news#svl#bandarasoetta#kasussuap#imigrasi#cctv#penyuapan#investigasi#investigasipublik#info#beritaterkini#berita#infoterkini#bicarafaktalewatberita#kumparan
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, mengungkap hasil penyelidikan terkait video viral seorang warga negara China (WN China) yang diduga menyuap petugas imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta. Berdasarkan pemeriksaan CCTV dan internal, tidak ditemukan bukti petugas imigrasi menerima uang. Agus juga menjelaskan bahwa pihaknya tengah memburu WN China berinisial LB yang membuat video tersebut, sekaligus mencegahnya di semua Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) untuk dilakukan klarifikasi. Agus menduga bahwa WN China tersebut sengaja membuat konten bernada negatif tentang pelayanan imigrasi Indonesia. Selain itu, LB disebutkan juga sempat membuat video serupa dengan aparat lalu lintas, memperkuat dugaan motif tidak baik. Agus menegaskan bahwa pihaknya mempertimbangkan larangan masuk bagi LB selama 10 tahun atau bahkan seumur hidup sebagai sanksi. Video viral tersebut memperlihatkan WN China menyelipkan uang Rp 500 ribu ke dalam paspor dengan tujuan mendapatkan jalur hijau saat tiba di Indonesia. Dalam video itu, LB mengaku sudah merencanakan aksinya sebelum berangkat ke Indonesia dan mengklaim usahanya berhasil. Kasus ini tengah diselidiki lebih lanjut untuk memastikan kebenaran dan motif di balik tindakan LB. 📸: Dok. kumparan/Iqbal Firdaus, Antara, Kementerian Imipas, Shutterstock/Ilustrasi. Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik kum.pr/WAchannel di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu. #focus#wnasogokpetugas#news#videonews#bandarasoetta#kasussuap#imigrasi#cctv#penyuapan#investigasi#investigasipublik#bicarafaktalewatberita#kumparan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar