Aug 12th 2024, 06:41, by Moh Fajri, kumparanBISNIS
Refleksi layar menampilkan pergerakan indeks harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (14/12/2021). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang kembali menguat pada perdagangan Senin (12/8). IHSG ditutup menguat pada perdagangan Jumat (9/8) kemarin sebesar 0,86 persen atau 61,87 poin ke 7.257.
Tim Analis MNC Sekuritas melihat perdagangan hari ini menguat. Adapun penguatan IHSG diperkirakan akan menguji rentang area 7.267-7.296.
"Posisi IHSG saat ini sudah berada di akhir wave [b] dari wave 2, hal tersebut berarti penguatan IHSG akan sangat terbatas dan rawan terkoreksi," tulis Tim Analis MNC Sekuritas dalam risetnya, dikutip Senin (12/8).
Meski begitu, Tim Analis MNC Sekuritas menilai perdagangan hari ini juga tidak menutup kemungkinan terjadi pelemahan menuju level 6.949-7.026.
"Waspadai akan adanya koreksi dari IHSG yang diperkirakan akan menuju ke 6,949-7,026," tulisnya.
Adapun saham yang dapat diperhatikan pada perdagangan Senin (12/8) menurut MNC Sekuritas yaitu AKRA (Buy on Weakness), ASII (Buy on Weakness), BFIN (Spec Buy), dan INDY (Spec Buy).
Sementara itu, Tim Analis Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak dalam rentang area 7.200-7.300. Investor menantikan rilis data PPI Amerika Serikat pada Selasa (13/8) sebagai acuan untuk mengukur inflasi yang terjadi pada tingkat produsen.
"Dengan demikian, IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang area 7.200-3.000 untuk beberapa waktu ke depan," tulis Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip Senin (12/8).
Pada pekan ini, pasar juga mengantisipasi data Neraca perdagangan Indonesia (NPI) Juli 2024. Adapun realisasi pertumbuhan penjualan ritel naik ke 2,7 persen secara tahunan atau year on year (yoy) di Juni 2024 dari 2,1 persen yoy di Mei 2024. Kondisi mengindikasikan konsumsi domestik yang tetap solid sepanjang semester I 2024.
Saham-saham yang dapat diperhatikan menurut Phintaro Sekuritas pada Senin (12/8) meliputi AKRA, INDY, ICBP, UNVR, BRIS, dan TLKM.
***
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar