Apr 19th 2024, 20:53, by Wisnu Prasetiyo, kumparanNEWS
Politisi Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad tiba di lokasi Rapimnas Gerindra, di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (23/10/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Ketua Koordinator Strategis TKN Prabowo-Gibran, Sufmi Dasco Ahmad, mengimbau pemilih pasangan nomor urut 02 untuk tidak menggelar aksi di hari sidang putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024 pada, Senin (22/4).
"Kedua, kami dari TKN Prabowo-Gibran juga menyampaikan pesan dari Pak Prabowo dan Mas Gibran bahwa untuk tanggal 22 [April] nanti yang mana kita tahu bahwa MK akan ucapkan putusan sidang sengketa pilpres, diminta kepada para pendukung dan pemilih Prabowo-Gibran untuk juga tidak turun mengadakan aksi-aksi, baik di MK maupun di tempat-tempat lain," kata Dasco dalam konferensi pers di Rumah Besar Relawan Prabowo 08, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (19/4) malam.
Dasco juga mengimbau kepada para pemilih untuk tetap tenang mendengar dan menyaksikan sidang pembacaan putusan MK di tempat masing-masing.
Lantas, Wakil Ketua DPR RI itu juga menyampaikan pesan Prabowo agar mempercayakan keputusan kepada 8 hakim konstitusi.
"Pesan dari Pak Prabowo bahwa marilah kita percayakan kepada hakim-hakim Mahkamah Konstitusi yang tentunya akan mengambil keputusan dengan sebaik-baiknya tanpa mengambil keputusan dengan adanya intervensi-intervensi dari pihak mana pun," ucapnya.
Massa aksi terlibat saling lempar botol air dan batu ke arah massa aksi pendukung Prabowo-Gibran, Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (19/4). Foto: Fadlan Nuril Fahmi/kumparan
Capres 02 Prabowo Subianto meminta pendukungnya untuk tidak demonstrasi di depan Mahkamah Konstitusi (MK) pada Jumat (19/4). Hal ini terkait dengan wacana TKN yang menyebut akan ada 100 ribu pendukung yang bakal demo terkait sidang sengketa Pilpres 2024.
"Saya, Prabowo Subianto, meminta dengan sungguh-sungguh kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya 96,2 juta rakyat Indonesia yang telah memilih pasangan Prabowo-Gibran, untuk tidak melakukan aksi apa pun," ujar Prabowo dalam video yang ditayangkan di Rumah Besar Sekber Relawan Prabowo-Gibran, Slipi, Jakarta, Kamis (18/4) malam.
"Untuk tidak melakukan aksi apa pun di depan gedung Mahkamah Konstitusi ataupun di tempat-tempat lain apalagi di jalanan," tegasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar