Petugas tengah mengevakuasi pohon yang menimpa rumah dampak puting beliung di Bogor. Foto: bpbd bogor
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat 77 rumah rusak akibat angin kencang atau puting beliung di Wilayah Kecamatan Gunung Sindur, Bogor, Minggu (7/1).
Kabid kedaruratan dan logistik BPBD Kabupaten Bogor Adam Hamdani mengatakan, peristiwa angin kencang tersebut terjadi pada pukul 15.30 WIB. Angin kencang disertai hujan deras.
"Disebabkan hujan deras dan angin kencang dengan intensitas tinggi sehingga mengakibatkan beberapa unit rumah terdampak mengalami kerusakan di bagian atap rumah dan dinding," ujarnya saat dihubungi kumparan.
Dari puluhan rumah yang rusak tersebut, dibagi beberapa kategori. Di antaranya, satu unit rumah rusak berat, tiga unit rumah rusak sedang, dan 73 unit rumah rusak ringan.
"Untuk total keseluruhan ada 77 kepala keluarga dan 227 jiwa yang terdampak, untuk satu rumah rusak berat, keluarga mengungsi ke rumah orang tuanya," kata Adam.
"Butuh penanganan lanjut juga dari pihak terkait untuk perbaikan rumah yang rusak," tutupnya.
Selain itu, pada waktu yang bersamaan, akibat angin puting beliung tersebut menyebabkan Gedung Pusat Arsip Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Bogor rusak.
Angin puting beliung tersebut juga menumbangkan pohon-pohon di depan kantor BRIN tersebut. Tak hanya itu, juga merusak sebagian dinding, kaca gedung, dan outdoor AC yang ada di rooftop dan beberapa arsip di gedung tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar