Dec 15th 2023, 09:37, by Wendiyanto Saputro, kumparanBISNIS
Progres pembangunan gedung Sekretariat Presiden (Setpres) di IKN Nusantara yang kebutuhan beton cairnya atau readymix dipasok oleh PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP). Foto: Dok. WSBP
PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) terus mengejar penyelesaian proyek pembangunan gedung Sekretariat Presiden (Setpres) dan bangunan pendukung lainnya di kawasan Istana Kepresidenan di IKN Nusantara.
Vice President of Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto, menyatakan WSBP berkontribusi penuh dalam mendukung target pemerintah untuk menyelesaikan pembangunan IKN Nusantara Tahap I, yang ditargetkan dapat digunakan untuk upacara 17 Agustus 2024.
"Kami sebagai salah satu perusahaan yang turut menyuplai produk berkualitas untuk proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp 27,16 miliar ini. Apalagi ini merupakan salah satu proyek dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk sebagai pemberi kerja dalam proyek ini," kata Fandy melalui pernyataan resmi, Jumat (15/12).
Adapun gedung Sekretariat Presiden dan bangunan pendukung kawasan Istana Kepresidenan yang disuplai oleh WSBP ini, berdiri di lahan seluas 28.400 m2.
WSBP mengerahkan kapasitas BP (Batching Plant) Sepaku untuk menyuplai produk beton cair/readymix (tipe FS 45 SL5, FC 35 SL 12, FC 30 SL 18, FC 21 SL 18, FC 21 SL 10, K100 SL 10, K100 SL10 exc semen, FC 30 SL 18 exc semen, FS 45 SL5 exc semen, FC 30 SL 10) yang berkualitas dengan total volume 40.431,70 m3.
"Kami optimistis BP Sepaku ini dapat memenuhi kebutuhan readymix untuk pembangunan di IKN. Hal ini didukung dengan kapasitas total sekitar 78 m3 per jam. Proses pengiriman produk dimulai sejak triwulan III 2023 lalu dan ditargetkan selesai pada 2024 mendatang," ujarnya.
Presiden Joko Widodo menanam pohon beringin saat meninjau progres pembangunan Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat (22/9/2023). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO
Hingga saat ini progress suplai readymix sudah mencapai 44,25 persen, di mana sebanyak empat lantai pada gedung utama Sekretariat Presiden ini sudah terbangun. "Selain itu readymix juga telah digunakan untuk bangunan Mess Paspampres, area parkir, dan rumah genset," tambahnya.
Dengan dukungan batching plant serta sumber daya yang memadai, WSBP optimistis seluruh pesanan untuk menyuplai proyek tersebut dapat diselesaikan dengan tepat waktu. Waskita Beton Precast merupakan anak usaha BUMN Karya pertama yang mendirikan batching plant di area IKN Nusantara. Lokasinya yakni BP Sepaku 1 dan 2, serta BP Tempadung.
Langkah itu dilakukan guna mendukung kebutuhan produk beton untuk proyek-proyek di IKN Nusantara. "WSBP dapat membuktikan bahwa perusahaan memiliki keunggulan baik secara kapasitas, kemampuan dalam menyelesaikan proyek secara tepat waktu dan pengiriman secara tepat waktu," tutur Fandy.
Selain proyek-proyek milik pemerintah di IKN, WSBP juga akan melihat peluang untuk membidik proyek lainnya di IKN, seperti proyek rusun, hotel, dan fasilitas umum lainnya. "Saat ini kami memiliki quarry di Palu sehingga memudahkan dalam menyuplai material untuk produksi readymix di batching plant," dia menambahkan.
Nantinya dengan adanya proyek ini, WSBP dapat terus berkontribusi untuk pembangunan di IKN Nusantara dengan seluruh produk precast dan readymix yang berkualitas. Selain itu, dalam prosesnya WSBP juga selalu menjaga dan menerapkan manajemen risiko dan Tata Kelola Perusahaan yang baik guna mendapatkan proyek-proyek yang memang memiliki tingkat kesehatan keuangan yang baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar