Search This Blog

Wall Street Ditutup Menguat, Investor Pantau Perkembangan Konflik Hamas-Israel

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Wall Street Ditutup Menguat, Investor Pantau Perkembangan Konflik Hamas-Israel
Oct 10th 2023, 06:09, by Moh Fajri, kumparanBISNIS

New York Stock Exchange (NYSE) di Wall Street, New York City. Foto: Brendan McDermid/REUTERS
New York Stock Exchange (NYSE) di Wall Street, New York City. Foto: Brendan McDermid/REUTERS

Indeks saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, ditutup menguat pada perdagangan Senin (9/10). Sementara saham energi menguat karena investor menyimak perkembangan tentang konflik antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas.

Mengutip Reuters, Selasa (10/10) Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 197,07 poin menjadi 33.604,65. S&P 500 (.SPX) naik 27,16 poin menjadi 4,335.66, dan Nasdaq Composite (.IXIC) bertambah 52,90 poin menjadi 13,484.24.

Militer Israel mengatakan pihaknya memanggil pasukan cadangan dan memberlakukan blokade total terhadap Jalur Gaza. Sebagai tanda bahwa mereka mungkin merencanakan serangan darat di sana untuk mengalahkan Hamas yang melancarkan serangan mematikan pada akhir pekan lalu.

Namun pada sore harinya, seorang pejabat senior Hamas mengatakan kelompoknya terbuka untuk berdiskusi mengenai kemungkinan gencatan senjata dengan Israel.

Di sisi lain, Presiden AS Joe Biden mengatakan pihaknya mengarahkan timnya untuk berkoordinasi dengan mitra regional. Guna memperingatkan siapa pun yang ingin mengambil keuntungan dari situasi ini.

Berita tentang konflik tersebut memicu kenaikan harga minyak karena kekhawatiran pasokan. Namun indeks saham berhasil membalikkan penurunan sebelumnya berkat komentar resmi Federal Reserve yang lebih dovish.

"Pasar saham dan investor fokus pada dua hal, perekonomian dan pendapatan. Perekonomian AS tidak melambat dan pendapatan diperkirakan akan keluar dari resesi dengan laporan mulai minggu ini," kata Kepala Investasi di Huntington National Bank Augustine.

"Fundamental tersebut lebih kuat di pasar dibandingkan berita utama geopolitik yang buruk pada akhir pekan, sama seperti laporan tersebut lebih kuat dibandingkan laporan pekerjaan yang kuat dan kekhawatiran terhadap The Fed pada hari Jumat," tambahnya.

Adapun pasar obligasi AS ditutup pada hari Senin untuk memperingati Hari Columbus, yang juga dikenal sebagai Hari Masyarakat Adat.

Lonjakan imbal hasil Treasury AS baru-baru ini telah menekan ekuitas. Tekanan tersebut mereda karena kenaikan iShares Core 10+ tahun obligasi AS Exchange Traded Fund (ETF) dan iShares 20+ tahun Treasury bond ETF (TLT.O) menunjukkan bahwa imbal hasil bisa turun pada hari Selasa.

Media files:
w1ktptn8d4ipqx8i8hbc.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar