Oct 12th 2023, 21:25, by Tim kumparan, kumparanNEWS
Bacapres Anies Baswedan saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw. di Majelis Ta'lim Al Habib Ali Al Habsyi Kwitang, Jakarta Pusat, Kamis (12/10). Foto: Dok. Istimewa
Bacapres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan menghadiri Maulid Nabi Muhammad Saw. di Majelis Ta'lim Al Habib Ali Al Habsyi Kwitang, Jakarta Pusat, Kamis (12/10). Kedatangan Anies bersama Waketum Partai Nasdem Muhammad Ali disambut hangat oleh keluarga Habib Ali dan seluruh jemaah Maulid
Usai beramah tamah dengan keluarga besar Majelis Ta'lim Al Habib Ali Al Habsyi Kwitang, Anies mengaku bersyukur bisa menghadiri peringatan maulid Nabi Muhammad tertua di Jakarta secara rutin, dan berharap silaturahmi terbangun dengan amat baik sekaligus meningkatkan iman taqwa serta kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Anies saat beramah tamah dengan keluarga besar Majelis Ta'lim Al Habib Ali Al Habsyi Kwitang. Foto: Dok. Istimewa
"Kami mengikuti Maulid Akbar tertua di Jakarta, usianya 103 tahun tepatnya di Kwitang, dan alhamdulillah kami ikhtiarkan tiap tahun hadir di sini bersama jemaah yang berasal dari berbagai daerah bukan hanya dari Jakarta," ucap Anies
"Ini adalah kesempatan untuk silaturahmi sekaligus menumbuhkan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW, mudah-mudahan kita semua mendapat syafaatnya di yaumul akhir nanti," tambahnya.
Lebih lanjut Anies menjelaskan bahwa Jakarta punya tradisi merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW yang luar biasa. Peringatan kelahiran Rasulullah, dirayakan di seluruh Jakarta di setiap waktu salat sepanjang bulan Rabiul Awal
Anies menilai perayaan maulid nabi di Majelis Ta'lim Al Habib Ali Al Habsyi Kwitang, Jakarta Pusat menyejukkan Jakarta. Foto: Dok. Istimewa
Anies menilai budaya tersebut menunjukkan kecintaan warga Jakarta terhadap Nabi Muhammad SAW. Dia berharap budaya ini membuat suasana di Jakarta dan Indonesia sejuk dan tenang. Sebab, Jakarta memiliki implikasi besar pada nasional
"Mengingatkan kita semua, mendekatkan kepada sifat-sifat Rasul. Apalagi kita menginginkan, di Jakarta ini suasananya terus teduh, selalu damai, selalu aman dan ini tradisi yang menyejukkan Jakarta. Bila di Jakarta tegang, se-Indonesia tegang. Bila di Jakarta sejuk tenang, se-Indonesia insyallah sejuk tenang," tandasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar