Search This Blog

Anies di Acara Santri di Magelang Bicara Perjuangan Santri Lawan Penjajah

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Anies di Acara Santri di Magelang Bicara Perjuangan Santri Lawan Penjajah
Oct 22nd 2023, 23:18, by Mirsan Simamora, kumparanNEWS

Calon wakil presiden Koalisi Perubahan Muhaimin Iskandar memberikan sambutan saat peringatan Hari Santri Nasional 2023 di Lapangan Butuh, Tegalrejo, Magelang, Jateng, Minggu (22/10/2023). Foto: Youtube/Muhaimin Iskandar
Calon wakil presiden Koalisi Perubahan Muhaimin Iskandar memberikan sambutan saat peringatan Hari Santri Nasional 2023 di Lapangan Butuh, Tegalrejo, Magelang, Jateng, Minggu (22/10/2023). Foto: Youtube/Muhaimin Iskandar

Bacapres Anies Baswedan bicara perjuangan santri dalam melawan penjajah dan membawa kemerdekaan saat menghadiri acara Santri Bersolawat di Lapangan Tegalrejo, Magelang, Minggu (22/10).

Anies mengatakan, saat melawan penjajah para santri tak pernah memikirkan apakah akan kembali dengan selamat atau tidak. Mereka hanya punya niat jihad melawan penjajah.

"Usia nya belasan tahun berangkat ke medan laga, bayangkan pesan ke ibunya, ayahnya minta izin pada ortu, minta izin pada kiai. Bayangkan kalau kita berada di sana, itulah sebuah kekuatan resolusi jihad berhasil membangkitkan dan dunia bergetar ketika Surabaya bangkit dan itulah kita peringatan 10 November," kata Anies.

Calon Presiden Koalisi Perubahan Anies Baswedan memberikan sambutan saat peringatan Hari Santri Nasional 2023 di Lapangan Butuh, Tegalrejo, Magelang, Jateng, Minggu (22/10/2023). Foto: Youtube/Muhaimin Iskandar
Calon Presiden Koalisi Perubahan Anies Baswedan memberikan sambutan saat peringatan Hari Santri Nasional 2023 di Lapangan Butuh, Tegalrejo, Magelang, Jateng, Minggu (22/10/2023). Foto: Youtube/Muhaimin Iskandar

"Ketika negara dalam kondisi gawat para santri tidak sekadar menonton, para santri turun langsung menyelamatkan Indonesia," jelasnya.

Anies lalu menyinggung perjuangan para santri baru diakui negara lewat peringatan Hari Santri Nasional. Menurutnya, peringatan itu tak mudah didapatkan butuh perjuangan.

"Sebuah peringatan atas peristiwa 1945, ini adalah hasil perjuangan-perjuangan. Tapi negara baru mengakui setelah tokoh-tokoh mengikhtiarkan dua tokoh KH Said Aqil saksi sejarah memperjuangkan sejarah dan panglima santri Gus Muhaimin," jelasnya.

Lebih lanjut, Anies mengajak para santri untuk tidak hanya jadi penonton tapi juga waktu itu dalam menyukseskan pembangunan nasional.

"Bila selama ini negara belum berpihak kepada santri selama ini santri menjadi objek, pada hari santri ini saya mengajak kepada kita semua mari menjadi subjek mari kita menjadi fail dalam pembangunan ini menjadi penggerak yang terlibat langsung terlibat di segala sektor," tandasnya.

Turut hadir KH Said Aqil Siroj dan sejumlah pimpinan ponpes dalam acara tersebut.

Media files:
01hdbyprescmf1xdkpprbn2z67.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar