May 26th 2023, 09:42, by Ahmad Romadoni, kumparanNEWS
Mahmudin (kanan), jemaah haji Indonesia yang tetap berjalan menuju Masjid Nabawi meski kaki terserang stroke. Foto: Dok. MCH 2023
Hujan mengguyur Kota Madinah, Kamis (25/5) sore. Kawasan Masjid Nabawi, termasuk yang diguyur hujan saat itu.
Namun, guyuran hujan ini tak menyurutkan semangat jemaah haji Indonesia untuk beribadah di Masjid Nabawi. Salah satunya, Mahmudin (65) asal Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Bukan cuma hujan yang diterjang, penyakit stroke yang menyerang kakinya juga dilawan demi beribadah di masjid Rasulullah itu.
Stroke membuat langkahnya tertatih. Sesekali dia menepi untuk duduk. Tawaran bantuan dari sejumlah petugas PPIH asal RI juga ditolaknya.
"Saya tidak sakit, biasa aja," ujar Mahmudin.
"Enggak usah, saya insyaallah kuat. Saya akan berusaha. Doakan saya ya, Pak," tambahnya.
Mahmudin (kanan), jemaah haji Indonesia yang tetap berjalan menuju Masjid Nabawi meski kaki terserang stroke. Foto: Dok. MCH 2023
Mahmudin meyakini, pertolongan Allah akan membuatnya terus kuat beribadah hingga puncak haji selesai dilaksanakan.
"Ya Allah saya minta kebaikan negeri dan penduduk negeri ini," katanya, mengulangi doa saat awal kedatangan di Madinah.
Mahmudin pergi naik haji tahun ini bersama istrinya. Ia optimis dapat melaksanakan ibadah haji dengan sempurna. Tekadnya menjalankan semua rangkaian rukun Islam kelima telah bulat.
Sempat Tertunda karena Istri Operasi
Cerita berbeda datang dari pasangan suami-istri Zainuddin dan Surinah. Jemaah haji kloter l asal Kabupaten Lingga, Kepri, semangat betul menjalani serangkaian ibadah haji. Keberangkatan mereka berhaji sempat tertunda karena pandemi 2020 dan sang istri harus menjalani operasi pada 2022.
"Alhamdulillah tahun ini bisa berangkat haji," ucapnya.
Jemaah haji gelombang 1 memang diarahkan mendarat di Madinah. Selama di sana, jemaah akan diarahkan untuk melaksanakan ibadah arbain atau salat berjemaah 40 waktu.
Namun, bagi mereka yang sedang dalam kondisi tidak bugar, boleh tidak melaksanakan arbain. Sebab, kesehatan dan kebugaran saat melaksanakan puncak haji lebih diutamakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar