Apr 14th 2023, 13:05, by Wisnu Prasetiyo, kumparanNEWS
Ketua Umum PKN Gede Pasek saat program Politik Cerdas Berintegritas (PCB) di Gedung ACLC KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (28/2). Foto: Hedi/kumparan
Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Gede Pasek Suardika menanggapi pernyataan Ketua Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief. Andi menyarankan Anas Urbaningrum (AU) untuk meminta maaf kepada SBY usai bebas dari penjara.
"Justru yang benturkan itu Andi Arief yang suruh AU minta maaf ke SBY maka saya jawab dengan dokumen data dan fakta maka jauh lebih pas SBY minta maaf ke AU," kata Pasek kepada wartawan, Jumat (14/4).
Pasek meminta kepada SBY untuk mengajari bawahannya. Sebab, dia menilai, bawahan SBY tidak tahu detail yang terjadi.
"Tetapi AU dan saya tahu lebih detail. SBY paham itu. Anak buahnya mungkin hanya modal ABS saja nggak mengerti masalah," ucapnya.
Lebih lanjut, Pasek mengungkit pidato SBY dari Jeddah saat menjadi presiden hingga surat perintah penyidikan (Sprindik) KPK bocor ke istana. Tak hanya itu, dia juga mengungkit penonaktifan Anas dari jabatan sebagai ketua umum.
"Pidato Jeddah yang legendaris berlanjut Sprindik KPK bocor ke Istana lanjut nonaktifkan AU di Majelis Tinggi dan lainnya itu semua pemain utamanya ya SBY. Bukan yang lain," terang Pasek.
Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum (tengah) menyampaikan keterangan kepada wartawan saat keluar dari Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Selasa (11/4/2023). Foto: Novrian Arbi/Antara Foto
Oleh karena itu, Pasek meminta SBY untuk meminta maaf ke Anas.
"Makanya minta maaf jauh lebih baik karena terlalu mahal AU membayarnya di dalam penjara sampai 9 tahun 3 bulan," tandas dia.
Ketua Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief, mengatakan partainya hampir karam akibat perbuatan eks Ketum Demokrat Anas Urbaningrum.
Ia menyarankan Anas meminta maaf kepada Ketua Majelis Tinggi Partai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) usai bebas dari lapas, Selasa (11/4) besok. Anas merupakan terpidana kasus korupsi Wisma Atlet Hambalang dan akan bebas dari Lapas Sukamiskin.
"Sebagai sahabat saya menyarankan AU memilih meminta maaf terbuka kepada Bapak SBY dan seluruh kader Demokrat yang hampir karam saat dipimpinnya. Mungkin di situlah hati yang bersih akan muncul," kata Andi Arief saat dihubungi, Senin (10/4).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar