Feb 3rd 2023, 18:20, by Zuhri Noviandi, kumparanNEWS
Sejumlah anak-anak bermain di dekat kapal kayu yang ditumpangi pengungsi suku Rohingya saat terdampar di pesisir pantai Kuala Gigieng, Aceh Besar, Aceh, Minggu (8/1/2023). Foto: ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
Kapal pengangkut imigran Rohingya dikabarkan kembali memasuki wilayah perairan Aceh tepatnya di kawasan Peudada, Kabupaten Bireuen, Aceh.
Sekjen Panglima Laot Aceh, Miftach Cut Adek, membenarkan informasi tersebut. Hal itu diketahui berdasarkan pantauan nelayan yang ada di Bireuen.
"Betul, tapi info lanjutannya belum ada," kata Miftach saat dikonfirmasi, Jumat (3/2).
Miftach menyebutkan, berdasarkan laporan nelayan kapal tersebut terpantau tepatnya berada di sekitar jarak 8-10 mil
"Sudah terpantau masuk perairan Aceh sejak 1 – 2 Februari 2023," sebutnya.
Miftach menyebutkan, hingga saat ini tidak ada tindakan apa pun dilakukan oleh nelayan di sana.
"Nelayan dilarang menarik kapal pengungsi itu ke darat," ujarnya.
Menurut Miftach, saat ini kapal imigran itu sedang dalam pantauan dan pengawasan pihak keamanan laut.
"Kapal itu dalam kondisi hidup, mesinnya aktif tidak ada kerusakan," pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar