Search This Blog

Ulasan tentang Istilah untuk Komponen Penyusun Polimer

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Ulasan tentang Istilah untuk Komponen Penyusun Polimer
Jan 22nd 2023, 18:48, by Berita Terkini, Berita Terkini

Ilustrasi Ulasan tentang Komponen Penyusun Polimer. Sumber: Unsplash.com/Pawan Parihar
Ilustrasi Ulasan tentang Komponen Penyusun Polimer. Sumber: Unsplash.com/Pawan Parihar

Ulasan kali ini kita akan membahas salah satu istilah dalam ilmu kimia, yakni komponen penyusun polimer. Apa sih sebenarnya komponen penyusun polimer ini dan apa yang dimaksud dengan polimer?

Ulasan tentang Polimer dan Komponen Penyusun Polimer

Ilustrasi Polimer. Sumber: Unsplash.com/Fractal Hassan
Ilustrasi Polimer. Sumber: Unsplash.com/Fractal Hassan

Sutresna (2007: 276) dalam bukunya yang berjudul Cerdas Belajar Kimia untuk Kelas XII Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Alam menjelaskan bahwa kata polimer berasal dari bahasa Yunani, yaitu poly yang berarti banyak dan meros yang berarti unit atau bagian. Berdasarkan asal-usul katanya, kita dapat memahami bahwa arti polimer adalah unit yang banyak atau bagian yang banyak.

Namun, dalam konteks ilmu kimia, pemahaman seperti itu tentu kurang lengkap. Oleh sebab itu, Sutresna pun menjelaskan secara spesifik bahwa senyawa polimer adalah senyawa yang besar dan terbentuk dari hasil penggabungan sejumlah unit-unit molekul yang kecil.

Berdasarkan penjelasan Sutresna, kita dapat memahami bahwa komponen penyusun polimer adalah unit molekul kecil. Lantas apa sebutan dari unit molekul kecil itu? Sebutannya adalah monomer.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti dari monomer itu sendiri adalah kelompok kecil molekul yang dapat dirangkaikan dan disebut polimer. Selain itu monomer juga memiliki pengertian sebagai senyawa kimia yang dapat dipolarisasi.

Sekarang, sudah jelas bahwa komponen penyusun polimer disebut dengan monomer. Namun, timbul pertanyaan baru. Seperti apa bentuk dari polimer? Apakah kita dapat melihat bentuk dari polimer?

Kalau pertanyaannya dapat melihat bentuk polimer atau tidak, jawabannya antara iya dan tidak. Pasalnya, polimer memiliki banyak jenis. Jenis-jenis tersebut ada yang dapat kita lihat dan ada yang tidak.

Jenis-jenis Polimer

Ilustrasi Polimer. Sumber: Unsplash.com/Terry Vlisidis
Ilustrasi Polimer. Sumber: Unsplash.com/Terry Vlisidis

Berikut adalah dua contoh jenis polimer yang mengutip dari buku Intisari Kimia – Tips & Trik Kilat Menaklukkan Kimia SMA (Kelas X, XI, XII) karya Kamaludin (2010: 239).

1. Berdasarkan Jenis Monomernya

  • Homopolimer, yaitu polimer yang tersusun atas monomer-monomer yang sejenis. Contohnya PVC, polietena, teflon, polistirena, amilum, dan selulosa.

  • Kopolimer, yaitu polimer yang tersusun atas monomer-monomer yang berlainan jenis. Contohnya bakelit, dakron, dan nilon.

2. Berdasarkan Sifat terhadap Panas

  • Polimer termoplastik, yaitu polimer yang dapat dibentuk berulang-ulang melalui pemanasan. Contohnya polietilena, polipropilena, polistirena, dan PVC.

  • Polimer termosetting, yaitu polimer yang tidak dapat dibentuk berulang-ulang walaupun melalui pemanasan.

Sekian uraian tentang polimer. Semoga kamu jadi lebih paham tentang topik kimia yang satu ini, ya! (AA)

Baca juga: 4 Strategi dan Cara Belajar Efektif untuk Para Siswa

Media files:
01gqamzdxr2hw4c4ggbyh1jph8.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar