Search This Blog

Bunyi, Rumus, dan Contoh Soal Hukum Proust

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Bunyi, Rumus, dan Contoh Soal Hukum Proust
Jan 6th 2023, 19:10, by Berita Terkini, Berita Terkini

Ilustrasi Contoh Soal Hukum Proust (Foto: Louis Reed | Unsplash.com)
Ilustrasi Contoh Soal Hukum Proust (Foto: Louis Reed | Unsplash.com)

Kimia adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang susunan, struktur, sifat, dan perubahan materi. Dalam pelajaran kimia, kalian akan diajarkan mengenai berbagai hukum yang berlaku dalam ilmu kimia. Salah satunya adalah Hukum Proust.

Untuk bisa lebih memahaminya, kalian bisa mengerjakan contoh soal Hukum Proust dalam artikel ini. Sebelum mengerjakan contoh soal, tentu saja kalian harus mengetahui bagaimana bunyi serta rumus Hukum Proust. Simak ulasannya berikut ini.

Baca juga: Bunyi dan Contoh Soal Hukum Avogadro dalam Kimia

Hukum Proust

Ilustrasi Ulasan tentang Bunyi, Rumus, dan Contoh Soal Hukum Proust (Foto: Elevate | Unsplash.com)
Ilustrasi Ulasan tentang Bunyi, Rumus, dan Contoh Soal Hukum Proust (Foto: Elevate | Unsplash.com)

Dikutip dari IPA Kelas VII SMP/MTs oleh Sugiyarto dan Ismawati (2008), hukum Proust dikemukakan oleh seorang ilmuwan asal Prancis yang bernama Joseph Louis Proust (1754-1826).

Proust melakukan eksperimen reaksi antara unsur hidrogen dan oksigen sehingga terbentuk air (H2O). Dari percobaan tersebut, beliau mendapat kesimpulan bahwa:

  1. Air tersusun dari oksigen dan hidrogen dengan perbandingan massa unsur oksigen banding hidrogen adalah 8 : 1

  2. Jumlah zat sebelum dan sesudah reaksi adalah tetap

Hukum kekekalan massa menyatakan bahwa massa zat sebelum reaksi dan sesudah reaksi adalah tetap. Berikut ini bunyi Hukum Proust:

Perbandingan berat unsur-unsur penyusun senyawa adalah tetap.

Berikut ini rumus Hukum Proust:

A / B = x . ArA / y . ArB

atau

Massa unsur penyusun senyawa = (Jumlah Ar unsur : Jumlah Mr senyawa) x Massa senyawa

Keterangan:

Ar = Massa atom relatif

Mr = Massa molekul

Supaya lebih memahami materi ini, kalian bisa berlatih dengan mengerjakan contoh soal Hukum Proust berikut:

1. Diketahui, besi (Fe) dan belerang (S) yang menyusun senyawa besi sulfida (FeS) memiliki perbandingan massa sebanyak 7:4. Diperlukan 28 gram besi (Fe) untuk menyusun senyawa besi sulfida (FeS) tanpa ada sisa reaktan, maka hitunglah massa belerang (S) yang diperlukan?

Jawaban:

Massa belerang (S) = [Perbandingan belerang (S) : Perbandingan besi (Fe)] x Massa besi (Fe)

Massa belerang (S) = (4:7) x 28 gram

Massa belerang (S) = 4×4 gram

Massa belerang (S) = 16 gram.

Jadi, massa belerang yang diperlukan untuk menyusun senyawa besi sulfida (FeS) tersebut adalah 16 gram.

2. Perbandingan unsur karbon dan oksigen dalam senyawa karbon doksida adalah 3 : 8. Massa karbon yang tepat bereaksi dengan 24 gram oksigen membentuk senyawa karbon dioksida adalah…

Jawaban:

Massa karbon = 3/8 x massa oksigen

Massa karbon = 3/8 x 24 gram

Massa karbon = 9 gram

Demikian pembahasan mengenai contoh soal Hukum Proust lengkap dengan rumus dan bunyinya. Selamat belajar! (KRIS)

Media files:
01gp351b8p1w30pds14yrr7xyy.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar