Search This Blog

Oknum Polisi Tipu Warga Jakbar Rp 50 Juta, Korban Dijanjikan Kerja di PT KAI

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Oknum Polisi Tipu Warga Jakbar Rp 50 Juta, Korban Dijanjikan Kerja di PT KAI
Sep 14th 2024, 23:33, by Mirsan Simamora, kumparanNEWS

Ilustrasi polisi. Foto: Shutterstock
Ilustrasi polisi. Foto: Shutterstock

Seorang pria asal Jakarta Barat, Makmurdin Muslim, ditipu anggota Polda Metro Jaya bernama Bripda Wahyu Satria Novanto. Ia mengalami kerugian hingga Rp 50 juta.

Makmurdin telah melaporkan kasus itu ke Polda Metro Jaya. Laporannya teregister dengan nomor: LP/B/5462/XI/2024/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 11 September 2024.

Dalam laporannya, Makmurdin menjelaskan dugaan penipuan ini terjadi pada awal Mei lalu. Saat itu, ia diberitahu oleh teman istrinya bahwa ada lowongan pekerjaan di PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang ditawarkan Bripda Wahyu.

Makmurdin dan teman istrinya itu lantas melakukan pertemuan dengan Bripda Wahyu. Ia dijanjikan bisa bekerja di PT KAI dengan membayar sejumlah biaya.

"Untuk harga seperti masinis itu sekitar Rp 170 juta, dijelaskan sama pelaku yang bernama Wahyu. Kemudian untuk teknisi seharga 50 juta, dan yang lain lainnya ya," kata Makmurdin kepada wartawan, Jumat (13/9).

Kala itu, Makmurdin yang tertarik dengan posisi teknisi kemudian melakukan pembayaran secara bertahap. Ia lalu dijanjikan akan mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) pada 16 Juni.

Namun hingga tanggal yang ditentukan, Bripda Wahyu tak kunjung memberikan kejelasan. Rasa curiga pun mulai muncul. Ia lantas mendatangi rumah Bripda Wahyu.

"Saya ke lokasi rumahnya, cari tau keberadaannya dia. Jadi di KTP ini rumah aslinya, ini sudah dijual. Sudah dijual, kesaksian RT-nya pun bilang ini sudah diambil alih sama korban sebelumnya," beber Wahyu.

Atas kerugian tersebut, Makmurdin melaporkan Bripda Wahyu atas dugaan pelanggaran Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan.

Propam Patsus Bripda Wayu

Kabid Propam Polda Metro Jaya Kombes Bambang Satriawan mengungkapkan, pihaknya telah memproses dugaan pelanggaran yang dilakukan Bripda Wahyu. Saat ini, Wahyu telah dalam penempatan khusus (patsus).

"Sudah kita tangani proses kode etiknya Bripda Wahyu. Terduga pelanggar kami patsus," kata Bambang kepada wartawan.

Di sisi lain, Bambang menjelaskan, dugaan pelanggaran pidana yang dilakukan Wahyu saat ini juga tengah dilakukan penyelidikan.

"Untuk pidananya ditangani Reskrim," ucapnya.

Media files:
01hb878ehvaswm8eqceymddjwv.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Majukan UMKM, Toko Daging Nusantara Gandeng Pengusaha Kecil

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Majukan UMKM, Toko Daging Nusantara Gandeng Pengusaha Kecil
Sep 14th 2024, 22:47, by Tim kumparan, kumparanFOOD

Toko Daging Nusantara (TDN) di Jalan Boulevard Grand Depok City, Jawa Barat, ramai diserbu pembeli, Rabu (19/4).  Foto: Dok. Istimewa
Toko Daging Nusantara (TDN) di Jalan Boulevard Grand Depok City, Jawa Barat, ramai diserbu pembeli, Rabu (19/4). Foto: Dok. Istimewa

Dalam membantu para pelaku UMKM dalam mengembangkan sayap bisnisnya, Toko Daging Nusantara (TDN) yang berada di bawah naungan PT Suri Nusantara Jaya yang baru saja membuka gerai ke-13 di Karawaci, Tangerang, melakukan kerja sama dengan kalangan UMKM.

Menurut Direktur Pengembangan Bisnis PT Suri Nusantara Jaya, Aldi Wibowo, kerja sama dengan para pelaku UMKM setempat untuk membantu dalam mempermudah proses penjualan produk mereka secara offline.

"Kami membantu dengan cara tidak memberi listing fee dan rafaksi/rabat atau potongan harga bagi para pelaku UMKM. Untuk pembayaran produk yang telah laku, kami menerapkan sistem consignment di mana produk yang laku akan dibayar sesuai klaim dari si pemilik produk," ungkap Aldi pada Sabtu (14/9).

Kerja sama dengan para pelaku UMKM, lanjut Aldi, tidak hanya diterapkan di TDN Karawaci tetapi juga telah diterapkan TDN di wilayah Bandung. TDN di kota kembang tersebut menerima titipan produk berupa keju, cireng, atau batagor yang telah dikemas dalam bentuk frozen.

Untuk membantu pemerintah dalam menyerap tenaga kerja, TDN lanjut Aldi juga mempekerjakan warga setempat. Untuk mendapatkan tenaga kerja yang belum memperoleh pekerjaan, TDN terlebih dahulu melakukan mapping dan bekerja sama dengan kelurahan, kecamatan serta organisasi masyarakat setempat.

Kebutuhan pokok yang dijual di TDN Karawaci, jelas Aldi, meliputi beras, minyak goreng, tepung terigu, telur dan gula. TDN juga menjual makanan anak seperti chiki, biskuit coklat serta aneka bumbu kemasan.

"TDN juga menjual sayur, buah seperti apel, jeruk sunkist dan anggur. Buah frozen impor seperti blueberry, strawberry serta peach atau persik juga turut dijual," ujar Aldi.

Selain di Karawaci Tangerang, TDN telah memiliki 12 gerai lainnya di berbagai kota. Adapun cabang gerai TDN yang dimiliki pengusaha Diana Dewi tersebut telah berdiri di Kranggan Jatisampurna (Bekasi), GDC (Depok), Jatirawamangun (Jakarta Timur) dan Duri Kosambi (Jakarta Barat).

Kemudian di Cikarang Utara (Bekasi), Soepomo-Tebet dan Kemang (Jakarta Selatan), Cikampek (Karawang), Soreang (Bandung), Kranji (Bekasi), Kramat (Jakarta Pusat) serta Ceger-Cipayung (Jakarta Timur).

Media files:
01gyefh1rkyeqjc92ksdxk553k.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.