Jan 14th 2024, 03:04, by Jodi Hermawan, kumparanBOLA
Bernardo Silva (tengah) melakukan selebrasi usai mencetak gol dalam pertandingan Liga Inggris 2023/24 antara Newcastle United vs Manchester City di Stadion St. James' Park, Inggris, pada Senin (14/1). Foto: Lee Smith/Reuters
Newcastle United harus mengakui keunggulam Manchester City dalam lanjutan Liga Inggris 2023/24, Minggu (14/1). Duel di Stadion St. James' Park itu berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan tim tamu.
Tuan rumah langsung membombardir pertahanan Man City sejak menit awal. Hasilnya, Sean Longstaff mampu membobol gawang Ederson di menit 4.
Namun demikian, gol tersebut dianulir karena offside. Serangan itu juga membuat Kyle Walker dan Ederson bertabrakan, membuat sang kiper harus mendapat perawatan.
Serangan Sean Longstaff (kiri) membuat Kylie Walker dan Ederson bertubrukan dalam pertandingan Liga Inggris 2023/24 antara Newcastle United vs Manchester City di Stadion St. James' Park, Inggris, pada Senin (14/1). Foto: Lee Smith/Reuters
Ketika laga dimulai kembali, Man City kembali nyaris kebobolan usai blunder Ederson. Pep Guardiola kemudian menggantikan Ederson yang terlihat mengalami masalah dengan Stefan Ortega.
Namun demikian, Man City justru lebih dominan mulai menit ke-10 hingga akhirnya Bernardo Silva mencetak gol di menit 26. Silva merespons umpan silang Walker dengan tendangan back heel ciamik yang menipu Martin Dubravka.
Akan tetapi, The Magpies kemudian menyamakan kedudukan dengan proses gol yang kalah cantiknya di menit 35. Bruno Guimares melepaskan umpan lambung dari belakang garis tengah yang disambut Alexander Isak, Isak kemudian mengecoh Walker dan menjebloskan bola ke gawang Ortega.
Dan Burn (tengah) bereaksi setelah selebrasi Bernardo Silva dalam pertandingan Liga Inggris 2023/24 antara Newcastle United vs Manchester City di Stadion St. James' Park, Inggris, pada Senin (14/1). Foto: Lee Smith/Reuters
Dua menit berselang, giliran Anthony Gordon yang membobol Ortega. Rodri kehilangan bola setelah diganggu Isak, Dan Burn lalu melepas umpan terobosan kepada Gordon yang berlari di sayap kiri penyerangan, ia melakukan cutting inside dan berujung dengan pemandangan Ortega memungut bola. Skor 2-1 hingga turun minum.
Pertandingan di paruh kedua tak kalah sengit. Masuknya Kevin De Bruyne menambah kekuatan Man City di lini tengah dan menambah agresif penyerangan.
De Bruyne pun akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-74. Ia mendapatkan operan dari Rodri dan menggiring bola melewati beberapa pemain Newcastle, belum sampai kotak penalti, ia melepas sepakan mendatar yang akurat, melesat ke pojok gawang Dubravka.
Stefan Ortega (kiri) menghalau sepakan Alexander Isak (tengah) dalam pertandingan Liga Inggris 2023/24 antara Newcastle United vs Manchester City di Stadion St. James' Park, Inggris, pada Senin (14/1). Foto: Scott Heppell/Reuters
Man City kemudian menyegel kemenangan di menit 90+1 lewat gol Oscar Bobb. De Bruyne melepas umpan lambung, Bobb yang menerimanya sempat diganggu Kieran Trippier dan Dubravka, namun ia lolos dari tekanan dan mencetak gol.
Hasil itu membuat Newcastle tertahan di peringkat ke-10 klasemen sementara dengan 29 poin. Di samping itu, The Citizens naik ke peringkat kedua dengan catatan 43 poin.
Susunan Pemain Newcastle United vs Manchester City
Jan 14th 2024, 02:20, by Mirsan Simamora, kumparanNEWS
Ilustrasi Pencabulan Foto: Thinkstock
Kepala sekolah tempat murid TK di Kota Pekanbaru yang diduga jadi korban pencabulan buka suara. Pihak sekolah mengeklaim korban tak mengalami pencabulan seperti yang ramai di media sosial.
Menurut kepala sekolah berinisial PLS, hasil visum menunjukkan korban tak mengalami pencabulan. Dia menegaskan kasus itu sudah damai.
"Itu sudah ditangani oleh perlindungan anak juga, bahwa itu anak konteksnya hanya bermain, sudah visum juga, hasilnya normal, gak ada masalah, seharusnya masalah sudah selesai, kalau mau bukti visum ada di kantor polisi itu," kata PLS saat dihubungi, Sabtu (14/1).
Kepala sekolah juga mengeklaim kasus itu sudah ditangani PPA. Menurutnya, sejauh ini belum ada indikasi terjadinya pencabulan.
"Karena karena kita sudah ke PPA anak juga , jadi sudah di proses semuanya, namanya umur anak TK itu belum ada hal-hal mengarah ke situ, anak hanya bermain," ujarnya.
Upaya Mediasi
Selain itu, pihak sekolah telah melakukan mediasi dengan kedua orang tua. Dalam mediasi tersebut, keluarga meminta agar anaknya dipindahkan ke sekolah lain.
"Pihak keluarga meminta agar dipindahkan sudah kita pindahkan, bahkan kedua orang tua sudah mediasi juga, mungkin orang tuanya merasa belum puas," ungkapnya.
"Dari PPA hasilnya baik aja gak ada masalah, mungkin lebih ke orang tua, lebih mengedukasi jangan di kasih HP, mungkin lihat HP ditiru, tapi tujuan anak itu hanya bermain, tidah ada hal mencurigai sampai ke hal pelecehan," sambungnya.
Berbeda dengan kepala sekolah, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Berty Juana mengaku kasus ini masih didalami kepolisian.
"Perkembangannya sudah dilakukan proses penyelidikan, terkait kasus tersebut dan saksi sudah dua orang yang diperiksa. Untuk yang lainnya sudah kita jadwalkan pemeriksaannya," kata Berry kepada kumparan.
Sekilas Kasus
Ayah korban mengatakan, anaknya mulai menunjukkan perubahan perilaku sejak bulan November 2023. Si anak yang awalnya ceria dan aktif, kini menjadi murung.
"Anak saya juga sering mempraktikkan gerakan seperti rukuk. Lalu menyuruh saya berdiri di belakangnya dan mendekat ke bagian belakangnya," kata ayah korban dalam keterangannya, Sabtu (13/1).
Ia pun berusaha mencari tahu apa yang terjadi dengan anaknya. Sang ayah lalu meminta anaknya bercerita. Betapa kagetnya sang ayah ketika tahu anaknya diduga dicabuli oleh teman sekolahnya.
"Pelakunya teman sekolahnya, masih anak-anak," kata ayah korban.
Orang tua korban akhirnya membawa anaknya ke psikiater dan visum di RS Bhayangkara Polda Riau. Hasil pemeriksaan menunjukkan, sang anak mengalami trauma akibat pencabulan.