Search This Blog

Cerita Warga Pekayon: Banyak Rumah Terendam Banjir, Penghuninya Mudik

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Cerita Warga Pekayon: Banyak Rumah Terendam Banjir, Penghuninya Mudik
Mar 22nd 2026, 01:51 by kumparanNEWS

Kondisi banjir yang menggenangi Jalan Harmed, RT 10 RW 07, Pekayon, Jakarta Timur pada Sabtu (21/3). Foto: Ryan Iqbal/kumparan
Kondisi banjir yang menggenangi Jalan Harmed, RT 10 RW 07, Pekayon, Jakarta Timur pada Sabtu (21/3). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Hujan yang mengguyur Jakarta pada Sabtu (21/3) berimbas banjir di Pekayon, Jakarta Timur. Banjir tersebut menimpa RT 01, RT 02, RT 04, RT 07, dan RT 10 dari RW 07 Pekayon.

Rumah-rumah terendam genangan air akibat banjir tersebut, yang di antaranya terdapat beberapa yang sedang tidak ada penghuninya. Mereka sedang mudik saat banjir melanda tepat di Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Salah satu warga sekitar, Yeyen (53) menyebutkan ada 10 rumah yang kebanjiran tak berpenghuni di RT 04 RW 07 Pekayon.

"Di wilayah kita ini RT 04, ada 10 rumah itu (yang kebanjiran) pulang kampung (penghuninya)," kata Yeyen saat ditemui kumparan.

Kondisi banjir yang menggenangi Jalan Harmed, RT 10 RW 07, Pekayon, Jakarta Timur pada Sabtu (21/3). Foto: Ryan Iqbal/kumparan
Kondisi banjir yang menggenangi Jalan Harmed, RT 10 RW 07, Pekayon, Jakarta Timur pada Sabtu (21/3). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Ketika banjir melanda, 10 rumah itupun kemudian terpaksa dijebol oleh para warga agar sejumlah barang di dalamnya dapat diamankan.

"Dia terpaksa dijebol sama (orang) di sini ramai-ramai untuk evakuasi barang yang bisa dievakuasi gitu," ujar Yeyen.

"Sedih, kasihan yang pulang kampung," sambungnya.

Tidak hanya di RT 04, rumah kebanjiran yang ditinggal mudik juga terjadi di RT 10. Kata Ketua RW 07, Sarbidin, dari 200 rumah yang kebanjiran, sebagian di antaranya merupakan rumah yang ditinggal mudik.

Ketika banjir terjadi, Sarbidin menyebutkan para warga tak bisa membantu banyak. Banjir yang datang tiba-tiba di titik ini membuat para warga hanya dapat mengamankan barang yang ada di luar rumah ditinggal mudik tersebut.

"Ya kalau barang-barang kita nggak bisa bantu, tapi kalau (barang) yang di luar sudah nggak ada (diamankan). Yang di dalam terkunci," ujar Sarbidin.

Kondisi banjir yang menggenangi Jalan Harmed, RT 10 RW 07, Pekayon, Jakarta Timur pada Sabtu (21/3). Foto: Ryan Iqbal/kumparan
Kondisi banjir yang menggenangi Jalan Harmed, RT 10 RW 07, Pekayon, Jakarta Timur pada Sabtu (21/3). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Selain itu, Sarbidin juga mengupayakan agar rumah-rumah tersebut listriknya mati. Sekalian bersama rumah-rumah lain yang turut kebanjiran juga, sehingga RT 10 terlihat gelap.

"Termasuk rumahnya kita amankan sekarang dari PLN untuk instalasi listrik," ucap Sarbidin.

Banjir yang melanda Pekayon ini terjadi sejak pukul 17.00 WIB seiring dengan hujan yang mengguyur. Banjir pun mencapai ketinggian 1,5 meter di RT 10, sementara itu di RT 04 mencapai sekitar 3 meter.

"Pagarnya Masjid (Al-Mukhlisin) segini kan di atas tuh ya, jadi ya sekitar 3 meter. Pertama kali masjid kena," sebut Yeyen.

Para warga mengaku banjir yang menimpa kali ini merupakan yang terbesar selama mereka bermukim di Pekayon.

"Dulu yang banjir besar pun gak nyampe masjid, tinggi itu banjirnya. Sekarang masuk," ujar Yeyen.

Media files:
01km8mgtv8hyamdcfpymfqh4fg.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar