Search This Blog

Cerita Kampung Nelayan Bendar: Dari Sungai Silugonggo Pati ke Laut Makassar

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Cerita Kampung Nelayan Bendar: Dari Sungai Silugonggo Pati ke Laut Makassar
Mar 29th 2026, 16:01 by kumparanNEWS

Perahu nelayan di Desa Bendar, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.  Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan
Perahu nelayan di Desa Bendar, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan

Deretan perahu berjejer di area Sungai Silugonggo, Desa Bendar. Perahu itu milik nelayan setempat yang sengaja diparkir di aliran sungai.

Desa Bendar di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah memang dikenal sebagai Kampung Nelayan. Mayoritas penduduk setempat berprofesi sebagai nelayan yang bergantung dari laut.

Kepala Desa Bendar, Sutopo menyampaikan, sebutan Kampung Nelayan disematkan olehnya pada 2014 silam. Penamaan Kampung Nelayan tak lepas dari mayoritas warga setempat yang berprofesi sebagai nelayan.

"Jumlah penduduk Desa Bendar ada tiga ribuan jiwa. Sebanyak dua ribu jiwa di antaranya berprofesi sebagai nelayan," katanya saat ditemui di lokasi, Minggu (29/3).

Perahu nelayan di Desa Bendar, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.  Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan
Perahu nelayan di Desa Bendar, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan

Pria yang menjabat kepada desa elama dua periode itu menambahkan, istri dari nelayan di Desa Bendar juga bekerja tak jauh dari hasil laut. Mereka bekerja sebagai penjual ikan di TPI Juwana Unit I, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Selain itu, ada juga yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART).

"Di Desa Bendar ini ada 15 RT dan 5 RW. Masyarakat setempat sebagian besar bekerja sebagai nelayan," sambungnya.

Lebih lanjut, nelayan setempat mencari berbagai ikan di laut. Hasil tangkapannya di antaranya udang, cumi-cumi, ikan pindang, ikan bandeng, dan lainnya.

Gapura Desa Bendar, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah dikenal sebagai Kampung Nelayan. Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan
Gapura Desa Bendar, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah dikenal sebagai Kampung Nelayan. Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan

"Ikan yang ditangkap bervariasi bergantung ukuran perahu. Kalau perahu yang besar-besar, mereka menangkap ikan sampai ke Makassar. Kalau yang perahu kecil mereka mencari ikannya di sekitar sini," terangnya.

Ia menyebut ada seribuan perahu yang dimiliki nelayan di Desa Bendar. Ukurannya bervariasi dari mulai ukuran kecil hingga besar. Berbicara soal penghasilan, menurutnya lumayan untuk menghidupi keluarga.

"Alhamdulillah penghasilan para nelayan tercukupi," jelasnya.

Ia menambahkan, sebagai identitas Kampung Nelayan, pihaknya juga mendirikan gapura dengan ikon perahu. Keberadaan gapura itu sebagai identitas Kampung Nelayan. Sehingga masyarakat dari luar Kabupaten Pati bisa mengetahui.

"Saya dirikan gapura bertuliskan Kampung Nelayan supaya masyarakat sekitar tahu kalau di sini ada Kampung Nelayan," imbuhnya.

Media files:
01kmw2qb3ejsdqt9ef64f4bdh3.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar