Search This Blog

Ada Motif Asmara di Balik Tewasnya Cucu Mpok Nori

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Ada Motif Asmara di Balik Tewasnya Cucu Mpok Nori
Mar 22nd 2026, 15:00 by kumparanHITS

Mpok Nori. Foto: YouTube IndonesiaKaya
Mpok Nori. Foto: YouTube IndonesiaKaya

Cucu seniman legendaris Betawi Mpok Nori, Dwintha Anggary, ditemukan tewas usai dibunuh mantan suaminya yang dikonfirmasi WNA Irak berinisial FD.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal mengungkap ada dugaan motif asmara di balik pembunuhan Dewintha.

"Korban ingin pisah hubungannya dengan tersangka, namun tersangka tidak mau," ujar Alfian kepada awak media, Minggu (22/3).

Dwintha ditemukan tewas di rumah kontrakan di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.

Ilustrasi pembunuhan. Foto: thanun vongsuravanich/Shutterstock
Ilustrasi pembunuhan. Foto: thanun vongsuravanich/Shutterstock

Sementara, FD telah ditangkap di Cikupa, Tangerang, Banten, dan kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polda Metro Jaya.

"Sudah tertangkap tersangkanya," ujar Alfian singkat.

Kronologi Penemuan Jenazah Cucu Mpok Nori

Mulanya, cucu seniman legendaris Mpok Nori itu ditemukan oleh ibu korban, B, yang datang ke rumah kontrakan Dwintha di Cipayung, Jakarta Timur, pada 03.00 WIB, Sabtu (21/3).

B membangunkan Dwintha untuk bekerja. Namun, saat itu pintu kontrakan dalam keadaan terkunci dari dalam.

Ilustrasi pembunuhan. Foto: Shutterstock
Ilustrasi pembunuhan. Foto: Shutterstock

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ada barang berharga yang hilang di kontrakan korban.

Usai ditemukan, jenazah Dwintha \sempat dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diautopsi. Jenazah lalu dimakamkan di TPU Pondok Ranggon.

Media files:
01kma7dvpehz9z5zhf85dph858.png image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar