Search This Blog

Kuasa Hukum Denada Sesalkan Ressa Rizky Buat Gaduh soal Dugaan Penelantaran Anak

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Kuasa Hukum Denada Sesalkan Ressa Rizky Buat Gaduh soal Dugaan Penelantaran Anak
Feb 1st 2026, 17:00 by kumparanHITS

Penyanyi Denada saat ditemui di Studio Trans Tv, Jakarta, Selasa (16/4). Foto: Ronny
Penyanyi Denada saat ditemui di Studio Trans Tv, Jakarta, Selasa (16/4). Foto: Ronny

Kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, menyayangkan sikap pria bernama Ressa Rizky Rossano yang mengaku sebagai anak biologis kliennya. Ressa dinilai membuat gaduh dalam kasus dugaan penelantaran anak lantaran tampil di podcast.

Menurut Iqbal, kehadiran Ressa di sejumlah podcast justru memperkeruh persoalan yang saat ini tengah disidangkan di Pengadilan Negeri Banyuwangi.

Iqbal menuturkan, seharusnya kedua belah pihak bisa menahan diri, terutama karena proses hukum saat itu masih berada dalam tahap mediasi.

"Saat masa-masa kemarin itu kan masa mediasi. Seharusnya kita tenang, cooling down. Supaya nanti kita sambil berpikir dan introspeksi diri juga. Jangan membuat gaduh di podcast, di media sosial, atau apa pun," ujar Iqbal melalui sambungan Zoom, Jumat (30/1).

Penyanyi sekaligus ibunda Denada, Emilia Contessa. Foto: Instagram/ @senator_emiliacontessa
Penyanyi sekaligus ibunda Denada, Emilia Contessa. Foto: Instagram/ @senator_emiliacontessa

Ia menjelaskan, sejak awal Denada memilih untuk tidak banyak bicara ke publik demi menghormati proses hukum yang berjalan. Namun, sikap tersebut tidak sejalan dengan langkah pihak penggugat.

"Makanya pihak Mbak Denada ini tidak keluar statement apa pun pada saat masa-masa mediasi. Tujuannya ke arah sana. Namun penggugat justru membuat gaduh, podcast sana-sini, menyampaikan hal-hal yang menurut kami tidak sesuai fakta," ucap Iqbal.

Denada Sebut Sudah Akui Ressa Anaknya

Lebih lanjut, Iqbal mengaku heran dengan gugatan yang dilayangkan Ressa. Sebab sejak awal Denada disebut telah memfasilitasi Ressa, termasuk dalam hal pendidikan.

"Mbak Denada ini bukan sekadar soal mengakui atau tidak Mas Ressa sebagai anak. Bahkan sudah dibiayai, difasilitasi, disekolahkan. Tapi tiba-tiba muncul gugatan seperti ini, ya tentu menjadi pertanyaan," ungkapnya.

Meski demikian, Iqbal memastikan persoalan ini tidak mengganggu kondisi mental maupun pekerjaan Denada. Ia menyebut sikap diam kliennya selama proses mediasi merupakan bentuk itikad baik.

"Sama sekali tidak mengganggu. Itu juga alasan kami diam saat masa mediasi, karena kami ingin introspeksi dan melihat apa yang mungkin kurang dari pihak Mbak Denada," katanya.

Ressa Rizky dan tim kuasa hukum. Foto: Istimewa
Ressa Rizky dan tim kuasa hukum. Foto: Istimewa

Namun, karena proses mediasi tidak menemukan titik temu, perkara tersebut dipastikan berlanjut ke pokok materi.

"Ya, akhirnya mediasi gagal. Tujuan utama mediasi tidak tercapai," pungkas Iqbal.

Sebelumnya, Ressa Rizky Rossano melayangkan gugatan terhadap Denada ke Pengadilan Negeri Banyuwangi pada 26 November 2025. Gugatan tersebut terdaftar dengan nomor perkara 288/Pdt.G/2025/PN Byw dan berkaitan dengan dugaan penelantaran anak.

Sidang perdana telah digelar pada 8 Januari 2026. Dalam sidang tersebut, Denada tidak hadir secara langsung dan hanya diwakili oleh kuasa hukumnya. Kedua belah pihak sempat diberi kesempatan untuk menempuh jalur mediasi sebelum perkara dilanjutkan.

Media files:
sykh06xdbv2pleggzayt.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar