Search This Blog

Krisis Iran Memburuk, 51 Orang Tewas dalam Gelombang Protes

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Krisis Iran Memburuk, 51 Orang Tewas dalam Gelombang Protes
Jan 10th 2026, 10:40 by kumparanNEWS

Para pengunjuk rasa berkumpul saat kendaraan terbakar, di tengah kerusuhan anti-pemerintah yang terus berkembang, di Teheran, Iran, dalam cuplikan layar yang diperoleh dari video media sosial yang dirilis, Jumat (9/1/2026). Foto: Social Media via REUTERS
Para pengunjuk rasa berkumpul saat kendaraan terbakar, di tengah kerusuhan anti-pemerintah yang terus berkembang, di Teheran, Iran, dalam cuplikan layar yang diperoleh dari video media sosial yang dirilis, Jumat (9/1/2026). Foto: Social Media via REUTERS

Sebanyak 51 orang tewas akibat demo yang pecah di Iran. Laporan itu diungkap melalui perhitungan independen organisasi HAM yang dirilis pada Jumat (9/1).

"Sebanyak 51 orang demonstran, termasuk sembilan anak di bawah 18 tahun, terbunuh," kata LSM Iran Human Rights, seperti dikutip dari AFP.

"Ratusan lainnya terluka pada 13 hari pertama protes di seluruh Iran," sambungnya.

Orang-orang berkumpul di jalanan selama protes di Mashhad, Provinsi Razavi Khorasan, Iran dalam tangkapan layar ini yang diperoleh dari video media sosial yang dirilis pada Kamis (8/1/2026). Foto: Social Media via REUTERS
Orang-orang berkumpul di jalanan selama protes di Mashhad, Provinsi Razavi Khorasan, Iran dalam tangkapan layar ini yang diperoleh dari video media sosial yang dirilis pada Kamis (8/1/2026). Foto: Social Media via REUTERS

Demo di Iran pecah sejak Desember 2025 lalu. Warga turun ke jalan di ibu kota Teheran dan sejumlah kota besar lainnya memprotes naiknya biaya hidup akibat jatuhnya nilai mata uang rial.

Saat ini, demo makin meluas dan massa mulai menentang kekuasaan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Khamenei pada Jumat menuding demo tersebut ditunggangi oleh Amerika Serikat (AS) dan kelompok oposisi. Merespons tudingan itu, Presiden AS Donald Trump menyebut Iran sedang dalam masalah besar dan mengancam akan menyerang negara tersebut.

Adapun untuk meredam demo, sejak Jumat akses internet dan jaringan telepon di Iran telah diputus.

Pada saat yang sama, otoritas yudikatif Iran mengeluarkan pernyataan yang berisi ancaman hukuman berat bagi para perusuh.

Media files:
01kejx5zkr7fbz42wnn0z09eat.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar