Sejumlah warga menyeberangi Sungai Beringin menggunakan perahu getek buatan di Mangkang Wetan, Tugu, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (30/1/2026). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTOWarga setempat berharap Pemkot Semarang segera menindaklanjuti perbaikan jembatan, setelah selama sekitar dua pekan mereka terpaksa menyeberangi Sungai Beringin menggunakan rakit buatan swadaya masyarakat akibat jembatan penghubung ke Kampung Tambaksari ambrol diterjang banjir pada Kamis (15/1). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTOSebelumnya, di sungai tersebut tedapat jembatan yang dibangun secara mandiri oleh warga setempat tanpa mengandalkan dana dari pemerintah. Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTOGetek menjadi transportasi satu-satunya untuk menghubungkan wilayah Mangunharjo dan Mangkang Wetan dengan Kampung Tambaksari. Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTOSetiap pagi dan siang hari, anak-anak berseragam sekolah menggantungkan aktivitasnya pada sebuah getek yang terbuat dari jeriken biru yang digabungkan menjadi satu. Ukuran getek tersebut sekitar 1,5 x 2 meter dan hanya mampu menampung delapan anak. Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO
Sejumlah warga menyeberangi Sungai Beringin menggunakan rakit buatan di Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (30/1/2026).
Warga terpaksa menggunakan rakit swadaya karena jembatan penghubung menuju Kampung Tambaksari ambrol akibat banjir yang melanda kawasan tersebut pada Kamis (15/1).
Kondisi tersebut telah berlangsung sekitar dua pekan dan menyulitkan aktivitas warga, terutama untuk bekerja, bersekolah, dan mengakses layanan umum.
Warga setempat berharap Pemerintah Kota Semarang segera menindaklanjuti perbaikan jembatan agar mobilitas masyarakat kembali normal dan risiko kecelakaan saat menyeberang sungai dapat diminimalkan.
Sejumlah warga menyeberangi Sungai Beringin menggunakan rakit buatan di Mangkang Wetan, Tugu, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (30/1/2026). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO
Tidak ada komentar:
Posting Komentar