Search This Blog

Gus Ipul Tekankan Model Kepemimpinan Humanis ke Para Calon Kepala Sekolah Rakyat

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Gus Ipul Tekankan Model Kepemimpinan Humanis ke Para Calon Kepala Sekolah Rakyat
Dec 6th 2025, 15:24 by kumparanNEWS

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membuka Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) tahap II melalui zoom meeting, Sabtu (6/12/2025). Foto: Dok. Kemensos
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membuka Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) tahap II melalui zoom meeting, Sabtu (6/12/2025). Foto: Dok. Kemensos

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membuka Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) tahap II melalui zoom meeting, Sabtu (6/12). Dalam kesempatan ini, Gus Ipul  menekankan pentingnya kepemimpinan humanis, yaitu dekat dengan siapa pun yang terlibat dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

"Untuk dapat memberikan edukasi, jangan ada yang main-main, kendalikan dengan baik," ujarnya.

Kegiatan pelatihan berlangsung di BBPPKS Bandung, Jawa Barat, diikuti 66 peserta dari Sekolah Rakyat tahap IV. Gus Ipul menjelaskan para peserta pelatihan ini sebenarnya telah menjadi Kepala Sekolah dan dinyatakan telah lulus administrasi dan seleksi substansi.

"Namun harus dilengkapi dalam rangka menindaklanjuti Permendikdasmen No. 7 tahun 2025 Pasal 14," terangnya.

Ia juga menyampaikan secara umum pelatihan ini bertujuan menyiapkan pimpinan sekolah di masa depan yang inovatif dan visioner untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membuka Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) tahap II melalui zoom meeting, Sabtu (6/12/2025). Foto: Dok. Kemensos
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membuka Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) tahap II melalui zoom meeting, Sabtu (6/12/2025). Foto: Dok. Kemensos

Para peserta nantinya akan mendapat materi termasuk pembelajaran mendalam (deep learning), pola pikir bertumbuh (growth mindset), dan implementasi program unggulan di sekolah.

"Untuk menambah wawasan, keterampilan dan pengalaman, yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing dan mendapat sertifikat resmi sebagai syarat administrative untuk pengangkatan menjadi Kepala Sekolah," tambahnya.

Dalam arahannya, Gus Ipul menuturkan bahwa sosok Kepala Sekolah harus memiliki lima kompetensi yaitu kompetensi kepribadian, manajerial, supervise, kewirausahaan, dan sosial.

Ia mengajak para kepala sekolah untuk dapat menguatkan identifikasi dan asesmen di tahun kedua berjalannya Sekolah Rakyat. Hal ini menjadi langkah lanjut bagi para siswa yang nantinya setelah lulus sekolah akan melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi atau menjadi pekerja yang terampil ataupun berwirausaha.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membuka Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) tahap II melalui zoom meeting, Sabtu (6/12/2025). Foto: Dok. Kemensos
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membuka Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) tahap II melalui zoom meeting, Sabtu (6/12/2025). Foto: Dok. Kemensos

Lantaran itu, Gus Ipul meminta kepada para kepala sekolah untuk terus mengawal para siswa Sekolah Rakyat hingga dapat menjadi agen perubahan.

"Khusus Kepala Sekolah yang SMA harus mulai berpikir pada tahun 2027/2028 karena sudah ada yang akan lulus," ucapnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul menyampaikan modal dasar menjadi Kepala Sekolah Rakyat adalah memimpin dengan empati dan keteladanan.

"Anak-anak Sekolah Rakyat adalah anak-anak yang pernah gagal dipercaya oleh sistem, sehingga butuh lingkungan yang hangat dan pemimpin yang bisa menanamkan harapan baru," kata Gus Ipul.

Ia mengatakan, para siswa punya bakat masing-masing. Kepala sekolah dan guru cukup memberi ruang dan mendukung.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membuka Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) tahap II melalui zoom meeting, Sabtu (6/12/2025). Foto: Dok. Kemensos
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membuka Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) tahap II melalui zoom meeting, Sabtu (6/12/2025). Foto: Dok. Kemensos

Selain memimpin dengan empati, Kepala Sekolah Rakyat juga harus mempunyai modal dasar untuk menciptakan teamwork dan budaya sekolah.

"Saling belajar satu dengan yang lain, kolaborasi, libatkan Dinas Sosial, tokoh masyarakat dan relawan, membangun hubungan yang baik dengan lingkungan sekolah," ucapnya.

Di akhir, Gus Ipul menyampaikan rasa bangga terhadap seluruh Kepala Sekolah Rakyat.

"Melihat Bapak Ibu memimpin dari MPLS, kita ikuti satu persatu, ada kurangnya namun secara umum kami bangga. Saya saja kalau jadi kepala sekolah mungkin tidak akan bisa sebaik Bapak Ibu sekalian," tutupnya.

Turut hadir secara daring 100 kepala sekolah rakyat dalam pembukaan pelatihan tersebut. Pelatihan BCKS ini akan berlangsung hingga 15 Desember 2025 mendatang.

Media files:
01kbsbtxtfj5kztxthbnz60qt2.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar