Search This Blog

Waspada, Tipes Jadi Langganan Penyakit saat Musim Hujan

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Waspada, Tipes Jadi Langganan Penyakit saat Musim Hujan
Nov 16th 2025, 09:34 by BASRA (Berita Anak Surabaya)

Ilustrasi demam tinggi. Foto: Pixabau
Ilustrasi demam tinggi. Foto: Pixabau

Cuaca cerah saat siang dan mulai hujan ketika sore hingga malam hari beberapa hari ini terjadi di Surabaya dan daerah lainnya. Pada musim hujan ini, banyak penyakit langganan yang mulai muncul.

Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) dr Detti Nur Irawati SpD menyebutkan beberapa penyakit langganan yang kerap muncul saat musim hujan. Mulai dari flu, radang tenggorokan hingga tipes.

"Untuk musim hujan, paling jelas terlihat adalah flu, karena saat musim hujan cuaca tidak menentu, panas, dingin dan menyebabkan imun drop. Paling mudah menyerang saluran pernapasan, ISPA, flu," kata Ditti, dalam keterangan seperti dikutip Minggu (16/11).

Selain itu, penyakit diare juga paling banyak dialami sebagian orang. Sebab, dari suhu tubuh naik dan turun yang cuaca berbeda juga menjadi penyebab.

"Salah satu faktornya sering jajan sembarangan, cuaca hujan, nggak bersih atau (cuaca) terlalu panas, banyak debu," ujarnya.

Selanjutnya, Ditti menyebut penyakit tipes atau demam tifoid juga langganan muncul saat musim hujan. Menurutnya, infeksi yang disebabkan oleh bakteri salmonella ini sulit dihilangkan dan selalu ada di usus halus atau pencernaan tubuh manusia.

"Kalau pola makan tidak bersih, penularannya melalui higienisasi makanan tidak bersih, sering jajan, atau memang tempat jajannya tidak bersih. Itu menyebabkan kuman kembali hidup, sehingga terjadi banyak tipes," jelasnya.

Orang sakit radang tenggorokan juga kerap dijumpai saat musim hujan. Ditty mengatakan, radang tenggorokan termasuk infeksi virus yang nantinya bisa ke arah ISPA.

"Panas summer bisa masuk ke virus infeksi, larinya bisa flu, ISPA, radang tenggorokan saja tergantung imun masing-masing pasiennya," katanya.

Terakhir ada demam berdarah atau DBD juga bisa menyerang tubuh saat musim hujan. Namun jumlahnya tak banyak, karena penyakit ini juga sering ditemui ketika musim pancaroba sebelum hujan.

"Semakin ke sini semakin sulit menentukan kapan demam berdarah muncul, karena setiap saat selalu ada demam berdarah. Penyebabnya dari faktor nyamuk, terkadang kurang bersih daerah tempat tinggalnya, sehingga masih ada jentik-jentik atau nyamuk yang tersimpan," pungkasnya.

Media files:
01ka56tams0bchaz8gqd466zd4.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar