Search This Blog

Pemadaman 40 Jam Lebih, Hong Kong Dilanda Kebakaran Paling Mematikan Sejak 1948

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Pemadaman 40 Jam Lebih, Hong Kong Dilanda Kebakaran Paling Mematikan Sejak 1948
Nov 28th 2025, 13:41 by kumparanNEWS

Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan kebakaran yang terjadi pada hari Rabu di Wang Fuk Court, sebuah kompleks perumahan di distrik Tai Po, Wilayah Baru Hong Kong, Kamis (27/11/2025). Foto: Chan Long Hei/AP Photo
Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan kebakaran yang terjadi pada hari Rabu di Wang Fuk Court, sebuah kompleks perumahan di distrik Tai Po, Wilayah Baru Hong Kong, Kamis (27/11/2025). Foto: Chan Long Hei/AP Photo

Upaya pemadaman kebakaran di kompleks apartemen  Wang Fuk Court akhirnya berakhir, Jumat (28/11). Peristiwa ini merupakan yang terparah di Hong Kong dalam beberapa dekade.

Kebakaran ini tepatnya terjadi pada Rabu (26/11) sore. Otoritas Hong Kong menyebut delapan bangunan yang berada di distrik Tai Po, dilumat si jago merah.

"Setelah terbakar lebih dari 40 jam, api sebagian besar padam pukul 10.18 pagi," kata otoritas Hong Kong saat mengumumkan akhir proses pemadaman, seperti dikutip dari AFP.

Saat ini proses investigasi demi mengungkap penyebab kebakaran besar ini masih berjalan.

Pada Jumat ini otoritas Hong Kong menyebut, kebakaran ini menewaskan 94 orang. Dua di antara korban jiwa adalah warga negara Indonesia,

Sampai sekarang lebih 50 orang masih dirawat di rumah sakit. Sebanyak 12 di antaranya kritis dan 28 berada dalam kondisi serius.

Adapun kebakaran paling mematikan di Hong Kong terjadi pada 1948. Kala itu ledakan berujung kebakaran di sana menewaskan 135 orang.

Media files:
01kb1v6exce1kcggxae3xtzph3.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar