Search This Blog

KJRI Upayakan Pemulangan Cepat Jasad 2 WNI Korban Kebakaran Apartemen Hong Kong

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
KJRI Upayakan Pemulangan Cepat Jasad 2 WNI Korban Kebakaran Apartemen Hong Kong
Nov 28th 2025, 11:56 by kumparanNEWS

Petugas kesehatan mengevakuasi seorang perempuan dari kebakaran yang terjadi di Wang Fuk Court, sebuah kompleks perumahan di distrik Tai Po, Wilayah Baru Hong Kong, Kamis (27/11/2025). Foto: Chan Long Hei/AP Photo
Petugas kesehatan mengevakuasi seorang perempuan dari kebakaran yang terjadi di Wang Fuk Court, sebuah kompleks perumahan di distrik Tai Po, Wilayah Baru Hong Kong, Kamis (27/11/2025). Foto: Chan Long Hei/AP Photo

Perwakilan RI di Hong Kong berupaya mempercepat pemulangan jenazah dari dua WNI yang menjadi korban kebakaran di kompleks apartemen Wang Fuk Court. Kebakaran itu menewaskan lebih dari 90 orang.

"Proses pemulangan dalam kejadian apa pun biasanya memakan waktu sekitar dua hingga tiga minggu. Kami berusaha mempercepatnya," kata Konsul Jenderal RI untuk Hong Kong, Yul Edison, saat dihubungi kumparan pada Jumat (28/11).

Terkait identitas WNI korban jiwa, Yul mengungkap bahwa keduanya berasal dari Pulau Jawa. Mereka adalah perempuan berusia 40-an dan 30-an yang bekerja sebagai pekerja migran di Hong Kong.

"Mereka berasal dari Jawa. Yang pertama bekerja di Hong Kong sejak 2010, satu lagi sejak 2018. Yang satu dari Jawa Barat dan satu dari Jawa Timur," ujar Yul.

Selain dua WNI tewas, dua WNI lainnya menderita luka.

Petugas pemadam kebakaran sedang berupaya memadamkan api yang melahap perancah bambu di beberapa gedung di perumahan Wang Fuk Court di Tai Po, Hong Kong, Rabu (26/11/2025). Foto: Tyrone Siu/REUTERS
Petugas pemadam kebakaran sedang berupaya memadamkan api yang melahap perancah bambu di beberapa gedung di perumahan Wang Fuk Court di Tai Po, Hong Kong, Rabu (26/11/2025). Foto: Tyrone Siu/REUTERS

Yul menjelaskan satu korban luka sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit, sementara satu lainnya masih menjalani perawatan.

"Satu masih di rumah sakit, bukan karena dirawat, tetapi karena masih shock," kata Yul.

Seorang pria bereaksi saat asap mengepul sementara api melahap perancah bambu di beberapa gedung di perumahan Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong, Rabu (26/11/2025). Foto: Tyrone Siu/REUTERS
Seorang pria bereaksi saat asap mengepul sementara api melahap perancah bambu di beberapa gedung di perumahan Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong, Rabu (26/11/2025). Foto: Tyrone Siu/REUTERS

Kebakaran dahsyat terjadi pada Rabu (26/11) siang. Proses pemadaman kebakaran besar tersebut memakan waktu hingga 36 jam. Kompleks apartemen itu menampung sekitar 2.000 unit dan dihuni lebih 4 ribu jiwa.

Saat kebakaran terjadi, 7 dari 8 blok apartemen sedang menjalani pemeliharaan/renovasi. Tiga eksekutif perusahaan konstruksi ditangkap karena dinilai lalai.

Kebakaran itu menjadi yang terburuk sejak 1948, ketika sebuah ledakan yang diikuti kebakaran menewaskan 135 orang.

Media files:
01kb1v6mmya44bw6gghptz0c5m.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar