Pria yang diduga membawa pistol merampas ponsel di konter ponsel di wilayah Kemantren Wirobrajan, Kota Yogyakarta. Foto: Dok. Prista Aprilia
Dua pria pelaku perampasan ponsel pegawai konter di Wirobrajan, Kota Yogyakarta ditangkap polisi. Terungkap pistol yang digunakan untuk menakut-nakuti korban adalah mainan.
"Pistol mainan warna hitam dengan merk LIN DA NO:333 made in China," kata Ps Kasi Humas Polresta Yogyakarta Iptu Gandung Harjunadi, dikonfirmasi, Minggu (12/10).
Kedua tersangka yakni RP (33) warga Semarang, Jawa Tengah yang tinggal di Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Satu tersangka lain AG (27) warga Wirobrajan, Kota Yogyakarta.
Penangkapan Pelaku
Gandung mengatakan setelah mendapat informasi, petugas Satreskrim Polresta Yogyakarta langsung ke lokasi kejadian mengumpulkan saksi serta rekaman CCTV. Ciri-ciri para pelaku dikantongi.
"Setelah itu petugas mengejar pengendara motor tersebut dan langsung mengamankan pengendara tersebut. AG berhasil ditangkap polisi dan mengakui bahwa telah melakukan pencurian handphone di konter tersebut bersama dengan temannya," katanya.
RP yang tengah berdiri di depan di sebuah minimarket di Wirobrajan langsung ditangkap polisi.
"Saat dilakukan penggeledahan badan, didapati bagian depan celana RP terdapat 1 (satu) pucuk pistol mainan yang terbuat dari bahan plastik tanpa amunisi, yang saat itu digunakan saat melakukan perbuatan tersebut bersama dengan AG. Selain itu petugas juga menemukan handphone milik korban di tas yang dibawa oleh AG," katanya.
Pelaku telah dibawa ke Polresta Yogyakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Mereka terancam Pasal 365 KUH Pidana atau Pasal 363 KUH Pidana tentang Tindak Pidana Pencurian Dengan Kekerasan atau Pencurian dengan Pemberatan.
Cerita Korban
Diberitakan sebelumnya, pria berpistol menyatroni sebuah konter ponsel di wilayah Kemantren Wirobrajan, Kota Yogyakarta, pada Sabtu (11/10) sekitar pukul 14.40 WIB.
Pelaku yang berjumlah dua orang merampas ponsel operasional konter yang sedang dibawa pegawai.
Aksi pelaku ini terekam kamera CCTV milik konter.
"Satu di motor satu turun ke konter. Itu menanyakan headset mau beli headset. Tanya-tanya headset bluetooth seperti itu," kata pemilik konter ponsel, Prista Aprilia, melalui sambungan telepon, Minggu (12/10).
Saat itu pegawai konter memegang ponsel operasional konter untuk mengecek harga headset bluetooth. Di momen itulah perampasan terjadi. Pelaku juga menodongkan pistol.
"Orang ini (pelaku) kaya konfirmasi ke temannya headset apa, begitu. Terus langsung dari (tanya) temannya itu dia datang lagi langsung nodongin pistol itu tapi belum keluar pistol itu. Kaya masih di bawah. Sambil narik HP pegawai saya itu tadi," jelasnya.
Sempat terjadi aksi tarik menarik ponsel antara pegawai dan pelaku.
"Setelah pistol ditodongkan ke dia, dia nggak berani. Langsung dilepas (oleh) pegawai," bebernya.
Dua pegawai yang semuanya perempuan sempat berteriak minta tolong. Tetapi kondisi sekitar saat itu sepi. Pelaku lalu kabur.
"Nggak ambil yang lain-lain, langsung pergi," katanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar