Search This Blog

Vanenburg Tak Peduli Rekor Buruk, Pede Timnas U-23 Tak Kalah Kelas dari Korsel

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Vanenburg Tak Peduli Rekor Buruk, Pede Timnas U-23 Tak Kalah Kelas dari Korsel
Sep 7th 2025, 11:04 by kumparanBOLA

Gerald Vanenburg saat laga Timnas U-23 Indonesia vs Laos dalam matchday pertama Grup J Kualifikasi Piala Asia di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (3/9/2025). Foto: kumparan/Imam Santoso
Gerald Vanenburg saat laga Timnas U-23 Indonesia vs Laos dalam matchday pertama Grup J Kualifikasi Piala Asia di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (3/9/2025). Foto: kumparan/Imam Santoso

Timnas U-23 Indonesia akan melawan Korsel dalam laga ketiga Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (9/9) pukul 19:30 WIB. Akankah Gerald Vanenburg sudahi rekor buruk?

Semenjak latih Timnas U-23, Vanenburg belum pernah menang lawan tim-tim yang dilatih pelatih Korsel. Misalnya, ia kalah 0-1 dari Vietnam yang dilatih Kim Sang-sik di final Piala AFF, lalu ditahan 0-0 oleh Laos yang dibesut Ha Hyeok-jun.

Namun, pelatih asal Belanda tersebut tak ambil pusing. Vanenburg lebih pilih fokus pada timnya dan meyakini Korsel tak jauh lebih baik dari Indonesia. Jadi, ia cukup pede Indonesia bisa mengalahkan Korsel.

"Saya tidak peduli apa yang dikatakan pelatih lain. Benar-benar tidak peduli. Jika mereka adalah pelatih terbaik, maka seharusnya berada di Timnas di suatu tempat. Jadi, saya tidak peduli. Yang kami coba lakukan adalah memenangi setiap laga. Apakah itu [melawan] pelatih dari Korea atau bukan, saya tidak peduli," kata Vanenburg usai kontra Makau, Sabtu (6/9).

Pesepak bola Timnas U-23 Indonesia Arkhan Fikri (kedua kanan) berselebrasi dengan rekan-rekannya usai membobol gawang Timnas U-23 Makau dalam kualifikasi Grup J Piala Asia U-23 2026 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (6/9/2025). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO
Pesepak bola Timnas U-23 Indonesia Arkhan Fikri (kedua kanan) berselebrasi dengan rekan-rekannya usai membobol gawang Timnas U-23 Makau dalam kualifikasi Grup J Piala Asia U-23 2026 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (6/9/2025). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO

"Bagi saya ini bukan pertama kalinya. Saya sudah memenangi Liga Champions, semuanya. Saya tidak memikirkan pelatih Korea. Saya memikirkan tim saya. Itulah yang saya pikirkan. Dan saya menghormati Korea, tetapi saya fokus pada tim saya. Jadi saya tidak peduli tentang itu. Satu-satunya hal yang saya inginkan adalah mengalahkan mereka," tambahnya.

Kini, Indonesia ada di urutan kedua Grup J dengan 4 poin, sedangkan Korsel menempati puncak dengan 6 poin. Kemenangan harga mati untuk merebut status juara grup yang berarti otomatis lolos ke Piala Asia U-23 di Arab Saudi tahun depan.

Gerald Vanenburg meyakini target menang itu bisa tercapai. Ia tidak melihat skuad Timnas U-23 Indonesia besutannya kalah kelas dari Korsel.

"Saya pikir dengan tim ini kami juga bisa memenangkan turnamen. Saya benar-benar percaya. Tetapi kami juga bisa tersingkir jika kalah melawan Korea. Ini sangat ketat karena Vietnam tidak jauh lebih baik dari kami. Thailand juga tidak jauh lebih baik dari kami. Korea juga tidak lebih baik dari kami. Itulah yang saya pikirkan," tegasnya.

"Jadi bukan berarti saya berpikir mereka sangat hebat. Saya bangga dengan tim saya dan kami mencoba mengalahkan Korea. Itu saja," tandas Vanenburg.

Media files:
01k487g11xaxgq51v9qsjes69z.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar