Search This Blog

UMKM Sarung Tangan Tenun RI Laris di Luar Negeri, Dipesan Malaysia Rp 829 Juta

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
UMKM Sarung Tangan Tenun RI Laris di Luar Negeri, Dipesan Malaysia Rp 829 Juta
Sep 20th 2025, 12:37 by kumparanBISNIS

UMKM Kain Tenun Kainnesia yang laku di Osaka, Jepang. Foto: Pertamina
UMKM Kain Tenun Kainnesia yang laku di Osaka, Jepang. Foto: Pertamina

PT Pertamina (Persero) berkomitmen mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia naik kelas. Melalui program Pertapreneur (Pertamina Entrepreneur) Aggregator, ratusan UMKM lokal kini punya akses lebih luas ke pasar internasional.

Sejak diluncurkan pada 2022, program ini sudah membantu lebih dari 300 UMKM lewat pendampingan teknis, manajerial, hingga membuka peluang pasar baru.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menyebut inisiatif ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan yang sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs).

"Langkah ini juga selaras dengan Asta Cita Pemerintah, yaitu menciptakan lapangan kerja berkualitas, mendorong kewirausahaan, dan mengembangkan industri kreatif," ujar Fadjar dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (20/9).

Fadjar menyebut salah satu kisah sukses program ini datang dari Kainnesia (Kain Tenun Indonesia), pemenang Pertapreneur Aggregator 2024. UMKM ini berhasil menggandeng ratusan penenun dari berbagai daerah dan membawa produk tenun nusantara go internasional.

Pendiri sekaligus Chief Executive Officer Kainnesia, Nur Salam, menyampaikan bahwa manfaat program Pertapreneur Aggregator tak hanya dirasakan Kainnesia, tetapi juga pada UMKM binaannya. Saat ini, total tenaga kerja dari 37 UMKM mitra mencapai lebih dari 400 orang.

"Semua ini menjadi bukti nyata bahwa program Pertapreneur Aggregator berhasil mendorong pertumbuhan yang menyeluruh dan berkelanjutan, tidak hanya bagi Kainnesia tetapi bagi UMKM lain yang kami bina," kata Nur Salam, saat ditemui dalam kunjungan Sustainability Implementation & Monitoring Pertapreneur Aggregator di Yogyakarta.

Produk Kainnesia telah berhasil tampil di berbagai event internasional, seperti Osaka World Expo Japan 2025, Korea Import Fair di Seoul, Jogja Fashion Week 2025, serta Inacraft 2025. Keterlibatan Kainnesia ini membuka peluang pertemuan dengan buyer dari Jepang, Australia, dan Malaysia.

Bahkan, buyer dari Malaysia secara khusus memesan sarung tenun senilai USD 50 ribu atau setara dengan Rp 829,25 juta (kurs dolar Rp 16.585)

"Tenun bukan sekadar kain, tetapi warisan budaya yang harus terus dikembangkan agar tetap relevan dengan zaman. Kami ingin anak muda melihat tenun sebagai bagian dari masa depan," ujar Nur.

Vice President CSR & SMEPP Pertamina, Rudi Ariffianto, menambahkan bahwa kehadiran Kainnesia menjadi contoh nyata dari tujuan Pertapreneur Aggregator.

"Semakin banyak UMKM aggregator, makin banyak pula UMKM yang bisa naik kelas, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Kami berharap UMKM binaan Kainnesia dapat menjadi tentakel ekonomi yang menciptakan value lebih besar," pungkas Rudi.

Reporter: Nur Pangesti

Media files:
01k5jstewyrmb3g4ncef1jbhds.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar