Wali Kota Palembang, Ratu Dewa saat menjenguk siswa yang diduga keracunan Makan Bergizi Gratis. Foto : Istimewa
Sebanyak 13 siswa SD Negeri 178 Palembang yang sempat dilarikan ke rumah sakit akibat dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) masih belum kembali ke bangku sekolah. Meski kondisi fisik mereka telah membaik dan diperbolehkan pulang, pihak sekolah memberi waktu istirahat lebih lama demi menghilangkan rasa takut dan trauma.
"Untuk sementara, 13 siswa ini belum masuk sekolah. Tujuannya agar mereka bisa pulih, baik secara fisik maupun psikologis," ujar salah satu guru, Rajjis, Jumat (26/9/2025).
Kasus ini juga mendorong evaluasi serius terhadap pelaksanaan MBG di sekolah tersebut. Dinas Kesehatan Palembang bersama puskesmas setempat telah mendatangi pihak sekolah untuk membicarakan tindak lanjut.
"Program MBG disetop sementara, kemarin juga sudah ada pemberitahuan dari Kodim. Jadi dihentikan dulu sampai persoalan ini tuntas," jelas Rajjis.
Selama penghentian program, pihak sekolah menyarankan orang tua agar membawakan bekal makanan dari rumah bagi anak-anak mereka. Pola ini akan kembali berlaku seperti sebelum program MBG berjalan.
"Belum ada kepastian kapan MBG dilanjutkan lagi. Untuk sementara, siswa bisa membawa makanan sendiri atau membeli jajanan seperti biasa," tambahnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar