Search This Blog

Donald Trump Ajak Kumpul Tokoh Raksasa Teknologi AS Tanpa Elon Musk, Bahas Apa?

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Donald Trump Ajak Kumpul Tokoh Raksasa Teknologi AS Tanpa Elon Musk, Bahas Apa?
Sep 8th 2025, 07:47 by kumparanTECH

Presiden Amerika Serikat Donald Trump melambaikan tangan saat berjalan masuk pesawat Air Force One untuk berangkat menuju Alaska bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Maryland, Amerika Serikat, Jumat (15/8/2025). Foto: Kevin Lamarque/Reuters
Presiden Amerika Serikat Donald Trump melambaikan tangan saat berjalan masuk pesawat Air Force One untuk berangkat menuju Alaska bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Maryland, Amerika Serikat, Jumat (15/8/2025). Foto: Kevin Lamarque/Reuters

Presiden AS Donald Trump menggelar jamuan makan malam di gedung putih bersama sejumlah CEO perusahaan teknologi Amerika Serikat, Kamis (4/9). Bersama mereka, Trump membahas perkembangan AI, teknologi hingga investasi.

Trump makan malam bersama CEO Meta, Mark Zuckerberg, CEO Google, Sundar Pichai, hingga CEO serta founder Microsoft, Satya Nadella dan Bill Gates. Di sela-sela jamuan, Trump meminta para eksekutif ini bercerita tentang berapa banyak investasi perusahaan mereka di AS.

Zuckerberg menyebut perusahaannya menginvestasikan 600 miliar dolar di AS setiap tahun. CEO Apple, Tim Cook, mengatakan hal yang sama.

Sementara itu, Pichai mengatakan perusahaannya berinvestasi 250 miliar dolar AS. Nadella menyebut Microsoft, raksasa teknologi yang berbasis di Seattle, AS, berinvestasi hingga 80 miliar dolar AS per tahun, menurut laporan Euro News.

CEO Microsoft Satya Nadella berjalan usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (30/4/2024). Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
CEO Microsoft Satya Nadella berjalan usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (30/4/2024). Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Ada beberapa hal lain yang dibahas dalam jamuan makan malam itu. Salah satunya rencana Trump berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membahas penyelesaian konflik Rusia-Ukraina.

Di momen itu, Pichai menyampaikan rasa lega atas berakhirnya kasus anti-monopoli yang menerpa perusahaannya. Kasus anti-monopoli Google bermula ketika Departemen Kehakiman AS menggugat Google pada 2020.

Mereka menuduh perusahaan menyalahgunakan dominasinya di pasar pencarian daring dengan membayar miliaran dolar ke Apple dan pembuat perangkat lain agar Chrome dan Google Search dijadikan default, sehingga mematikan peluang web browser lain.

Setelah persidangan panjang, Hakim Federal Amit Mehta menyatakan Google memang melanggar hukum anti-monopoli pada September 2025, tapk tidak memerintahkan pemisahan atau penjualan Chrome dan Android. Sebagai gantinya Google diwajibkan berbagi sebagian data pencarian dengan kompetitornya, serta dilarang membuat perjanjian eksklusif, demi membuka ruang kompetisi di pasar pencarian dan iklan digital.

Dalam pertemuan ini, Gates memuji inisiatif vaksin COVID-19 Trump. Menurutnya, ini merupakan model inovasi medis yang tepat. Microsoft berkomitmen membantu pemerintah AS dalam hal penelitian penyakit dan proyek-proyek lain terkait penanganan HIV hingga polio.

Pengusaha Elon Musk berbincang dengan Donald Trump saat pemberian plakat kunci gedung putih di Ruang Oval Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (30/5/2025). Foto: Allison Robbert/AFP
Pengusaha Elon Musk berbincang dengan Donald Trump saat pemberian plakat kunci gedung putih di Ruang Oval Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (30/5/2025). Foto: Allison Robbert/AFP

Tak ada Elon Musk

Ada pemandangan berbeda dari momen makan malam bersama ini. Bos Tesla dan SpaceX Elon Musk tak hadir dalam pertemuan ini. Padahal, Musk dulunya sekutu terdekat Trump, baik di industri maupun pemerintahan.

Musk jarang terlihat bersama Trump lagi setelah tak lagi menjabat kepala departemen efisiensi (DOGE). Hubungan Musk–Trump yang awalnya dekat merosot tajam ketika Musk mengecam RUU pemotongan pajak dan pengeluaran Trump sebagai "disgusting abomination."

Hal ini memicu perdebatan publik intens di media sosial. Trump kemudian mencabut kontrak dan subsidi pemerintah untuk perusahaan Musk, termasuk Tesla dan SpaceX.

Media files:
01k2q1f01zdqywq816znhbfaar.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar