Para demonstran membawa spanduk dan bendera Palestina saat demonstrasi "Garis Merah untuk Gaza", memprotes kondisi di Gaza dan menuntut pemerintah Belgia menjatuhkan sanksi terhadap Israel, di Brussels, Belgia, Minggu (7/9/2025). Foto: Yves Herman/REUTERS
Ratusan ribu orang turun ke jalan di ibu kota Belgia, Brussels, pada Minggu (7/9). Mereka menyampaikan dukungan atas Palestina.
Menurut polisi, jumlah massa mencapai 70 ribu orang. Keterangan kepolisian berbeda dengan penyelenggara aksi. Mereka menyatakan sebanyak 120 ribu orang hadir dalam aksi bela Palestina.
Massa yang hadir memakai baju merah dan membawa spanduk merah. Itu merupakan simbol untuk meminta tindakan lebih keras terhadap Israel demi melindungi penduduk sipil di Gaza.
Belgia akan mengakui Palestina di sidang PBB bulan ini sekaligus menjatuhkan sanksi pada Israel. Foto: Yves Herman/REUTERSGenosida di Gaza oleh Israel mendapat kecaman dunia, tapi tindakan nyata untuk mencegahnya masih minim. Foto: Yves Herman/REUTERS
"Orang-orang bermimpi runtuhnya Tembok Berlin," kata salah seorang demonstran, Ismet Gumusboga, seperti dikutip dari AFP.
"Saya, saya bermimpi negara Palestina bagi rakyat Palestina, di mana mereka bisa hidup seperti orang-orang lainnya," sambung dia.
Tembok Berlin, simbol utama Perang Dingin yang memisahkan Jerman Timur dan Jerman Barat, didirikan pada 13 Agustus 1961 dan runtuh pada 9 November 1989.
Juru bicara asosiasi Belgia-Palestina, Gregory Mauze, menyayangkan masih minimnya tindakan demi mencegah berlanjutnya genosida di Gaza.
Para demonstran membawa spanduk dan bendera Palestina saat demonstrasi "Garis Merah untuk Gaza", memprotes kondisi di Gaza dan menuntut pemerintah Belgia menjatuhkan sanksi terhadap Israel, di Brussels, Belgia, Minggu (7/9/2025). Foto: Yves Herman/REUTERS
"Dalam menghadapi genosida yang sedang berlangsung, tindakan yang diambil belum memadai," ucap Mauze.
Sehari sebelum aksi besar ini Menlu Belgia, Maxime Prevot, mengkritik kredibilitas Uni Eropa. Ia menyebut blok itu nyaris kolaps lantaran tak bisa bertindak terhadap serangan Israel di Gaza.
Belgia pun pada pertengahan bulan ini akan mengakui Palestina di muka peserta Sidang Majelis Umum PBB. Negara ini juga berencana menjatuhkan sanksi terhadap Israel.
Poster PM Israel Netanyahu bak Nazi terpampang di Teheran, Iran, Minggu (10/8/2025). Foto: Majid Asgaripour/Wana News Agency via Reuters
Selain Belgia, negara-negara blok Barat yang akan mengakui Palestina pada Sidang Majelis Umum PBB bulan ini adalah Prancis, Inggris, Kanada, Australia, Portugal, dan Malta. Rencana pengakuan ini membuat Israel naik pitam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar