Search This Blog

120 Ribu Orang Turun ke Jalan Ibu Kota Belgia, Dukung Palestina

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
120 Ribu Orang Turun ke Jalan Ibu Kota Belgia, Dukung Palestina
Sep 8th 2025, 11:26 by kumparanNEWS

Para demonstran membawa spanduk dan bendera Palestina saat demonstrasi "Garis Merah untuk Gaza", memprotes kondisi di Gaza dan menuntut pemerintah Belgia menjatuhkan sanksi terhadap Israel, di Brussels, Belgia, Minggu (7/9/2025). Foto: Yves Herman/REUTERS
Para demonstran membawa spanduk dan bendera Palestina saat demonstrasi "Garis Merah untuk Gaza", memprotes kondisi di Gaza dan menuntut pemerintah Belgia menjatuhkan sanksi terhadap Israel, di Brussels, Belgia, Minggu (7/9/2025). Foto: Yves Herman/REUTERS

Ratusan ribu orang turun ke jalan di ibu kota Belgia, Brussels, pada Minggu (7/9). Mereka menyampaikan dukungan atas Palestina.

Menurut polisi, jumlah massa mencapai 70 ribu orang. Keterangan kepolisian berbeda dengan penyelenggara aksi. Mereka menyatakan sebanyak 120 ribu orang hadir dalam aksi bela Palestina.

Massa yang hadir memakai baju merah dan membawa spanduk merah. Itu merupakan simbol untuk meminta tindakan lebih keras terhadap Israel demi melindungi penduduk sipil di Gaza.

Belgia akan mengakui Palestina di sidang PBB bulan ini sekaligus menjatuhkan sanksi pada Israel. Foto: Yves Herman/REUTERS
Belgia akan mengakui Palestina di sidang PBB bulan ini sekaligus menjatuhkan sanksi pada Israel. Foto: Yves Herman/REUTERS
Genosida di Gaza oleh Israel mendapat kecaman dunia, tapi tindakan nyata untuk mencegahnya masih minim. Foto: Yves Herman/REUTERS
Genosida di Gaza oleh Israel mendapat kecaman dunia, tapi tindakan nyata untuk mencegahnya masih minim. Foto: Yves Herman/REUTERS

"Orang-orang bermimpi runtuhnya Tembok Berlin," kata salah seorang demonstran, Ismet  Gumusboga, seperti dikutip dari AFP.

"Saya, saya bermimpi negara Palestina bagi rakyat Palestina, di mana mereka bisa hidup seperti orang-orang lainnya," sambung dia.

Tembok Berlin, simbol utama Perang Dingin yang memisahkan Jerman Timur dan Jerman Barat, didirikan pada 13 Agustus 1961 dan runtuh pada 9 November 1989.

Juru bicara asosiasi Belgia-Palestina, Gregory Mauze, menyayangkan masih minimnya tindakan demi mencegah berlanjutnya genosida di Gaza.

Para demonstran membawa spanduk dan bendera Palestina saat demonstrasi "Garis Merah untuk Gaza", memprotes kondisi di Gaza dan menuntut pemerintah Belgia menjatuhkan sanksi terhadap Israel, di Brussels, Belgia, Minggu (7/9/2025). Foto: Yves Herman/REUTERS
Para demonstran membawa spanduk dan bendera Palestina saat demonstrasi "Garis Merah untuk Gaza", memprotes kondisi di Gaza dan menuntut pemerintah Belgia menjatuhkan sanksi terhadap Israel, di Brussels, Belgia, Minggu (7/9/2025). Foto: Yves Herman/REUTERS

"Dalam menghadapi genosida yang sedang berlangsung, tindakan yang diambil belum memadai," ucap Mauze.

Sehari sebelum aksi besar ini Menlu Belgia, Maxime Prevot, mengkritik kredibilitas Uni Eropa. Ia menyebut blok itu nyaris kolaps lantaran tak bisa bertindak terhadap serangan Israel di Gaza.

Belgia pun pada pertengahan bulan ini akan mengakui Palestina di muka peserta Sidang Majelis Umum PBB. Negara ini juga berencana menjatuhkan sanksi terhadap Israel.

Poster PM Israel Netanyahu bak Nazi terpampang di Teheran, Iran, Minggu (10/8/2025). Foto: Majid Asgaripour/Wana News Agency via Reuters
Poster PM Israel Netanyahu bak Nazi terpampang di Teheran, Iran, Minggu (10/8/2025). Foto: Majid Asgaripour/Wana News Agency via Reuters

Selain Belgia, negara-negara blok Barat yang akan mengakui Palestina pada Sidang Majelis Umum PBB bulan ini adalah Prancis, Inggris, Kanada, Australia, Portugal, dan Malta. Rencana pengakuan ini membuat Israel naik pitam.

Media files:
01k4kqkz5mrvxesrbdc1rcek18.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar