Search This Blog

OJK: Transaksi Bursa Karbon Indonesia Capai Rp 77,95 Miliar per Agustus

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
OJK: Transaksi Bursa Karbon Indonesia Capai Rp 77,95 Miliar per Agustus
Aug 11th 2025, 09:42 by kumparanBISNIS

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Mahendra Siregar dalam pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (2/1/2024). Foto: OJK
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Mahendra Siregar dalam pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (2/1/2024). Foto: OJK

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar melaporkan transaksi bursa karbon Indonesia terus mengalami peningkatan. Per 8 Agustus 2025, transaksi bursa karbon sudah mencapai Rp 77,95 miliar.

Angka tersebut dicapai dengan volume transaksi setara dengan 1,59 juta ton CO2. Ke depan Mahendra juga berharap transaksi dapat terus meningkat.

"Ke depan dengan telah diluncurkannya perdagangan karbon internasional melalui bursa karbon Indonesia, maka nilai transaksi di bursa karbon diharapkan dapat terus meningkat," kata Mahendra dalam agenda 48 diaktifkannya kembali tahun Pasar Modal Indonesia di Main Hall BEI, Jakarta, Senin (11/8).

Dengan adanya perdagangan bursa karbon, Mahendra juga menuturkan OJK akan terus memberi dukungan. Hal ini karena OJK berkomitmen untuk terus mengawal penerapan prinsip-prinsip environmental, social, and governance (ESG) pada semua lini industri jasa keuangan.

"OJK juga terus berupaya memperkuat regulasi meningkatkan kapasitas pelaku pasar dan mendorong inovasi dalam penerapan ESG untuk mewujudkan pasar modal yang lebih inklusif dan berkelanjutan dalam pembangunan nasional," ujarnya.

Selain itu, Mahendra juga menuturkan dari adanya 16 emiten yang Initial Public Offering (IPO) sepanjang semester I 2025, penghimpunan dana yang sudah tercapai adalah Rp 144,78 triliun. Nantinya sampai akhir tahun ini, Mahendra juga menuturkan masih ada 13 perusahaan yang akan melakukan IPO.

"Masih terdapat 13 perusahaan dalam pipeline penawar umum, dengan nilai indikatif Rp 16,65 triliun," ujar Mahendra.

Media files:
01hk4pabkmm75eret9svycv482.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar